Aktivitas rutin yang dijalani Khodijah setiap pagi, bada waktu subuh berangkat dari rumahnya di Sidowayah ke Pasar Larangan dengan membawa belasan Ikan Bandeng yang sudah disiapkan.
Dagangan Khodijah selalu laris. Karena, bandeng yang dijualnya merupakan bandeng segar yang baru diambil dari tambak
Lapak khodijah berada di shelter penjual daging dan Ikan. Lokasinya berada di sebelah tengah dan paling barat pasar.
Jika ingin membeli dagangan nenek Khodijah, disarankan datang pagi-pagi sebelum lewat pukul 08.00 WIB.
Baca Juga:Kasus Gratifikasi Di Pemkab Sidoarjo, KPK Panggil AVP Head Of East Java Teguh Setiawan
Karena kalau siang di atas jam 8 nan stok ikan bandengnya sudah banyak yang terjual. Maklum, pelanggannya juga banyak.
Siang itu, saat Suarajatimpost.com berkunjung ke pasa, Khodijah sudah siap-siap berkemas untuk pulang karena dagangannya sudah habis.
"Siap-siap moleh nak, wes biasane moleh jam yamene," ujar nenek Khodijah yang terlihat tegar menjalani hidup dengan tetap memilih berdagang meski usianya sudah melewati satu abad.