facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sorotan Peristiwa Kemarin: Dari Kasus Aliran Sesat sampai Update Wabah PMK di Jatim

Muhammad Taufiq Senin, 16 Mei 2022 | 07:34 WIB

Sorotan Peristiwa Kemarin: Dari Kasus Aliran Sesat sampai Update Wabah PMK di Jatim
Ifa korban pembunuhan di hotel Kediri [Foto: Beritajatim.com]

Sejumlah peristiwa penting terjadi di Jawa Timur ( Jatim ), Minggu (15/05/2022). Salah satunya update kasus wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah wilayah.

SuaraJatim.id - Sejumlah peristiwa penting terjadi di Jawa Timur ( Jatim ), Minggu (15/05/2022). Salah satunya update kasus wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah wilayah.

Berikut ini sejumlah peristiwa yang menjadi sorotan:

1. Update pembunuhan perempuan muda di hotel Kediri

Peristiwa tragis terjadi kemarin di Kediri, Sabtu (14/05/2022). Seorang perempuan bernama Ifa (33) ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Kecamatan Pare Kediri Jawa Timur.

Baca Juga: Wabah PMK, Sebanyak 26 Ekor Sapi di Magetan Positif Terpapar Virus

Ifa ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dengan bekas sayatan pada lehernya. Perempuan warga Desa Canggu Kecamatan Badas itu ditemukan dengan tubuh penuh luka.

Demikian disampaikan Kasi Humas Polres Kediri Iptu Uji Langgeng. "Korban saat ditemukan pertama kali kondisinya penuh luka. Bahkan di leher terdapat luka sayatan. Kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pegawai hotel yang berniat memberitahukan jika waktu untuk sarapan telah habis. Saat pegawai tersebut mengetuk kamar, tidak didapati jawaban

2. Keracunan massal

Kemarin kasus keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Jombang Jawa Timur, Sabtu (14/05/20220). Sebanyak 48 orang menjadi korban dalam kasus tersebut. Peristiwa ini terjadi di di Dusun Garu Desa Podoroto Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Antisipasi PMK, DIY Siapkan Tim Satgas Khusus Cek Hewan Ternak

Berdasar data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, dari 48 orang yang terindikasi keracunan, sebanyak 13 orang harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka tersebar di tiga pusat kesetahan, yakni 9 orang di Puskesmas Kesamben, 3 orang di RS Sakinah dan 1 orang di RSUD Basoeni, Mojokerto.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait