facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mata Meleng, Pelajar SMA di Sumenep Tewas Setelah Motornya Tabrak Tembok Rumah Orang

Muhammad Taufiq Sabtu, 04 Juni 2022 | 15:40 WIB

Mata Meleng, Pelajar SMA di Sumenep Tewas Setelah Motornya Tabrak Tembok Rumah Orang
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di jalan raya. [KlikKaltim.com]

Gara-gara mata meleng, seorang remaja 16 tahun asal Desa Ellak Daya Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura mengalami kecelakaan.

SuaraJatim.id - Gara-gara mata meleng, seorang remaja 16 tahun asal Desa Ellak Daya Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura mengalami kecelakaan.

Rema yang juga pelajar SMA itu bernama Adit (16) yang membonceng kawannya Moh Kurniawan (15) warga desa Damista Kecamatan Lenteng. Keduanya saat itu melaju di Jalan Raya Provinsi, Desa Batuan, Kecamatan Batuan.

Sesampainya di sana, Adit matanya tidak fokus. Ia meleng sehingga membuat sepeda motornya berbelok arah lalu terjadilah kecelakaan tersebut.

“Kecelakaan itu merupakan kecelakaan tunggal yang terjadi tadi malam. Sebuah sepeda motor Honda Beat, menabrak tembok rumah orang,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Sabtu (04/06/2022).

Baca Juga: Kejaksaan Sumenep Digeruduk Puluhan Orang, Mereka Minta Dua Jaksa Terlibat Pemerasan Diusir

Untuk kronologisnya, saat itu Adit dan Kurniawan mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol M 6997 TO dikemudikan Adit. Keduanya melaju dari arah timur ke arah barat dengan kecepatan tinggi.

“Setiba di lokasi, diduga pengemudi sepeda motor Beat ini kurang konsentrasi ke arah depan, hingga sepeda motornya melaju ke kiri dan menabrak tembok rumah milik orang yang tidak diketahui identitasnya,” papar Widiarti.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi sepeda motor yakni Adit, mengalami luka parah dan meninggal di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Sedangkan yang dibonceng, yakni Moh. Kurniawan mengalami luka-luka, dan saat ini tengah dirawat di Puskesmas Batuan.

“Sepeda motor Honda Beat yang dipergunakan korban mengalami kerusakan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1.500.000,” ujarnya.

Baca Juga: 2 Jaksa Kejari Dimutasi Terkait Perbuatan Tercela

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait