facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gaduh Banser Surabaya Bubarkan Deklarasi IKA Anshor, Gus Syafiq: Dalam AD/ART Tidak Ada Istilah IKA..

Muhammad Taufiq Sabtu, 18 Juni 2022 | 14:01 WIB

Gaduh Banser Surabaya Bubarkan Deklarasi IKA Anshor, Gus Syafiq: Dalam AD/ART Tidak Ada Istilah IKA..
Deklarasi IKA Anshor Jatim [Foto: Suaraindonesia]

Kemarin kegaduhan mencuat dalam acara deklarasi Ikatan Alumni Anshor. Acara tersebut dibubarkan paksa oleh Banser Surabaya, Jumat (17/06/2022).

SuaraJatim.id - Kemarin kegaduhan mencuat dalam acara deklarasi Ikatan Alumni Anshor. Acara tersebut dibubarkan paksa oleh Banser Surabaya, Jumat (17/06/2022).

Acara ini awalnya aman-aman saja. Namun menjelang deklarasi, mendadak sejumlah anggota Anshor datang dan membubarkan paksa acara yang digelar di Grha Astranawa tersebut.

Sempat terjadi adu mulut dan saling dorong antara peserta deklarasi IKA Ansor dan Banser Surabaya. Keributan terjadi karena peserta deklarasi menggunakan atribut Ansor-Banser dengan logo yang dimodifikasi.

Merespon hal itu, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jatim melayangkan somasi kepada sejumlah orang yang mendeklarasikan IKA GP Ansor.

"Segala atribut yang menggunakan nama Ansor akan kita cegah dan larang untuk digunakan tanpa koordinasi dengan Pimpinan Wilayah," ujar Ketua PW GP Ansor Jatim, Syafiq Syauqi, dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com.

Somasi yang dilayangkan, kata Gus Syafiq, meminta pihak yang bertanggungjawab terhadap upaya melahirkan Ika Alumni Ansor untuk segera merilis permintaan maaf baik di media sosial maupun di media massa.

Baca Juga: Silaturahmi Ikatan Alumni Ansor Jatim Ricuh, Faridz: Jangan Bawa Nama Ansor dan Banser

Apabila somasi ini tidak juga direspon, maka pihaknya siap memperkarakan secara hukum jika mereka terus mencatut logo dan atribut resmi Ansor.

"Alumni Ansor itu ya menjadi Pengurus NU sama seperti alumni Fatayat yang otomatis Muslimat," ucapnya.

Ia menuturkan, dalam PD/PRT GP Ansor tidak ada istilah pembentukan Ikatan Alumni.

Karena itu, secara tegas PW GP Ansor Jatim menolak dan menginstruksikan agar pembentukan Ikatan Alumni yang mengatasnamakan GP Ansor dihentikan.

"Saya juga mengimbau agar seluruh pimpinan cabang di seluruh kabupaten dan kota di Jatim menahan diri dan tidak terpancing dengan potensi munculnya IKA di wilayah masing-masing," ungkapnya.

Baca Juga: Acara Pertemuan Ikatan Alumni GP Ansor dan Banser Jawa Timur Ricuh

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait