Pasutri PNS Tuban Ngebut Tabrak Truk Parkir, Istri Luka Serius, Suami Tewas di Tempat

Kecelakaan tragis menimpa pasangan suami-istri Pengawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tuban Jawa Timur ( Jatim ).

Muhammad Taufiq
Rabu, 29 Juni 2022 | 15:31 WIB
Pasutri PNS Tuban Ngebut Tabrak Truk Parkir, Istri Luka Serius, Suami Tewas di Tempat
Kecelakaan tragis di Tuban Jawa Timur [Foto: Beritajatim]

SuaraJatim.id - Kecelakaan tragis menimpa pasangan suami-istri Pengawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tuban Jawa Timur ( Jatim ).

Keduanya berboncengan sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Namun tiba-tiba mereka menabrak truk yang sedang parkir di pinggir Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (29/06/2022).

Akibat kecelakaan tersebut, suami tewas di lokasi kejadian, sementara istrinya harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius yang dialaminya.

Lokasi kecelakaan ini persisnya terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Baca Juga:Malam-malam Pengendara Motor Tabrak Truk Parkir di Ngawi, Dua Orang Tewas

Dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, suami yang meninggal itu bernama Achmad Jakfar (57), warga Perum Tuban Akbar, Kelurahan Perbon, Kota Tuban.

Sementara istrinya yang dibonceng di belakang bernama Tiah (55), yang berprofesi sebagai guru PNS setempat.

Untuk kronologisnya, kecelakaan itu berawal saat Ahmad Jakfar mengendarai sepeda motor Vario dengan nomor polisi (Nopol) S 6095 IN dari arah selatan menuju utara. Saat itu, korban mengemudi dalam kecepatan cukup tinggi.

“Sepeda motor itu jalan dari selatan. Tahunya ada suara benturan keras, saya kira awalnya ban saya pecah. Ternyata saya lihat motor itu nabrak kendaraan saya,” ujar Yaqin Tohari (27), pengemudi truk warga Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Tuban.

Motor Vario itu menabrak bak belakang truk diesel dengan nopol K 1593 KS. Truk diesel bermuatan batu kapur yang awalnya dikemudikan oleh Yaqin Tohari tersebut sampai parkir di sisi kiri jalan Soekarno-Hatta.

Baca Juga:Viral Pengendara Mobil Dilempari Batu dan Dihujani Cacian saat Bubarkan Aksi Balap Liar di Tuban

“Ini saya muatan batu kumbung dari Gresik. Saya berhenti ini soalnya mendinginkan ban,” sambung sopir truk yang ditabrak motor tersebut.

Setelah menabrak bagian belakang bak truk, pasutri itu jatuh tersungkur di tengah jalan dengan helm yang terlepas. Akibatnya, pasutri tersebut mengalami luka cukup parah.

“Akibat dari kejadian ini satu korban yakni Achmad Jakfar pengendara motor meninggal dunia di TKP. Sedangkan penumpangnya mengalami luka-luka dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” terang Kanit Penegakan Hukum (Gakum) Sat Lantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistyono di TKP.

Petugas kepolisian Unit Laka Sat Lantas Polres Tuban yang tiba di lokasi langsung melalukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian.

Selanjutnya untuk barang untuk kedua kendaraan yang terlibat kemudian diamankan oleh petugas untuk proses lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak