Sorotan Kemarin, Bencana Banjir di Jatim sampai Guru SD di Sampang Ditangkap Tim Densus

Sejumlah berita menjadi sorotan di Jawa Timur ( Jatim ) kemarin, Senin (17/10/2022).

Muhammad Taufiq
Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:05 WIB
Sorotan Kemarin, Bencana Banjir di Jatim sampai Guru SD di Sampang Ditangkap Tim Densus
Banjir di Banyuwangi [Foto: Suaraindonesia]

Permukiman warga paling parah terdampak banjir di Perumahan Sutri, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Luapan Sungai Kali Sobo membuat sekitar 200 KK di wilayah setempat terdampak.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani didampingi sejumlah Kepala SKPD mulai Dinas Pengairan, DPU CKPP, BPBD hingga Dinas Sosial, turun langsung melakukan peninjauan.

3. Update kabar penanganan korban Tragedi Kanjuruhan

Beredar kabar kalau Pemerintah Provinsi Jawa Timur ( Jatim ) menghentikan biaya bantuan pengobatan bagi para korban tragedi kanjuruhan Malang. Kabar ini beredar di kalangan Aremania.

Baca Juga:Detik-detik Pak Lurah Pesanggaran Banyuwangi Nyaris Terseret Banjir Bersama Motornya

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera bertindak. Komisi bakal menelusuri terkait dugaan penghentian biaya pengobatan terhadap para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Beberapa hari lalu kami diberitahu oleh teman-teman Aremania dan sedang kami telusuri," kata Anggota Komnas HAM Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Senin (17/10/2022).

Apabila informasi tersebut benar, kata Anam, maka tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu sangat disayangkan.

4. Pemeriksaan Irjen Teddy Minahasa

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan kalau Irjen Teddy Minahasa Putra--Kapolda Jatim gagal--akan diperiksa hari ini untuk pelanggaran etiknya.

Baca Juga:Ekspor Jatim Jeblok 5,44 Persen Agustus Kemarin, Biang Keroknya Gara-gara di Industri Pengolahan

Setelah itu dilanjutkan pemeriksaan kasus pidanannya. Pemeriksaan untuk dua hal tersebut dilakukan secara paralel hari ini, Senin (17/10/202). Teddy diperiksa untuk keterlibatannya dalam jaringan kasus narkoba.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini