2 WNI Jadi Korban, 149 Orang Tewas Tragedi Pesta Halloween Itaewon, Begini Kronologisnya

Dua Warga Negara Indonesia (WNI) dikabarkan menjadi korban tragedi perayaan Halloween Itaewon di Korea Selatan, Sabtu (29/10/2022).

Muhammad Taufiq
Minggu, 30 Oktober 2022 | 13:35 WIB
2 WNI Jadi Korban, 149 Orang Tewas Tragedi Pesta Halloween Itaewon, Begini Kronologisnya
Tragedi pesta halloween Itaewon Korea Selatan. (Foto: AFP)

SuaraJatim.id - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) dikabarkan menjadi korban tragedi perayaan Halloween Itaewon di Korea Selatan, Sabtu (29/10/2022).

Kabar dua WNI menjadi korban ini disampaikan KBRI di Korea Selatan dalam siaran persnya. WNI berinisial AR telah dirawat di Korea University Anam Hospital.

Korban ini masuk ke RS pada Sabtu malam (29/10), kemudian Minggu (30/10) pagi korban sudah keluar dari RS dalam keadaan baik. Sementara satu korban lagi berinisial CA.

"Korban telah dirawat karena minor injury di Seobuk Hospital dan sudah kembali ke kediaman malam (29/10) tadi," demikian siaran pers dari KBRI Korsel.

Baca Juga:Korea Selatan Umumkan Masa Berkabung Nasional, 151 Orang Dilaporkan Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon

Adapun untuk update seluruh korban, sampai saat ini dilaporkan 149 orang tewas ketika ribuan orang berdesakan merayakan halloween di Itaewon, Korea Selatan pada Sabtu (29/10/2022) waktu setempat.

Sementara untuk kronologisnya, dirangkum dari berbagai sumber media disebutkan kalau Minggu (30/10/2022), ratusan warga awalnya berdatangan memadati kawasan Itaewon lengkap mengenakan berbagai kostum horor, khas saat halloween.

Antusiasme warga bisa dibilang wajar, mengingat sudah tiga tahun ke belakang perayaan halloween terhalang pandemi Covid-19.

Jam berputar dan waktu semakin larut, namun warga bak semut berduyun-duyun memadati jalanan hingga gang-gang di Itaewon. Saat jam menunjukkan pukul 22.20, kondisi dilaporkan makin parah, terutama di salah satu jalan sempit menanjak yang disebut hanya selebar mobil sedan.

Media setempat menyebut, saat itu orang yang berada di sisi atas jalan ada yang terjatuh menimpa warga lain yang berjubel di bawah. Sontak kepanikan tercipta, pengunjung saling injak.

Baca Juga:Presiden Korsel Umumkan Masa Berkabung Nasional Usai Tragedi Pesta Halloween Itaewon

Petugas yang banyak menerima laporan akan insiden di Itaewon datang lengkap dengan mobil ambulans. Sayang, mereka kesulitan untuk bisa cepat melakukan evakuasi karena banyaknya warga yang datang.

Korban tewas disebut tak hanya saling injak, namun juga karena sesak nafas hingga serangan jantung.

Sementara dikutip dari Reuters, pejabat Departemen Pemadam Kebakaran Korea Selatan, Choi Seong Beom mengatakan, tim penyelamat mengerahkan 140 ambulans untuk mengevakuasi para korban ke rumah sakit.

Presiden Korsel, Yoon Suk Yeol juga langsung menginstruksikan tim medis gawat darutat untuk segera memberikan pertolongan ke lokasi.

Mendengar insiden halloween di kotanya, Wali Kota Seoul, Oh Se Hoon dilaporkan langsung pulang dari kunjungan kerjanya ke Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak