Penting Nih, Begini Cara Bedain Tahi Lalat Sehat dan Indikasi Kanker

Setiap orang biasanya selalu memiliki tahi lalat. Ukurannya bisa teramat kecil, ada yang cukup gede. Bentuknya juga bermacam-macam.

Muhammad Taufiq
Rabu, 16 November 2022 | 08:45 WIB
Penting Nih, Begini Cara Bedain Tahi Lalat Sehat dan Indikasi Kanker
letak tahi lalat. (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Setiap orang biasanya selalu memiliki tahi lalat. Ukurannya bisa teramat kecil, ada yang cukup gede. Bentuknya juga bermacam-macam. Namun ingat, ternyata tahi lalat ini ada yang berbahaya.

Seperti disampaikan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta dr. Danang Triwahyudi. Ia mengingatkan masyarakat untuk mengenali ciri tahi lalat sehat dan yang mengindikasikan kanker kulit.

Ada ciri-ciri khusus mana tahi lalat yang sehat dan terindikasi kanker ini. Misalnya dari warna yang muncul, kemudian terkait keluhan-keluhan keberadaan tahi lalat tersebut.

"Jadi sebetulnya kalau tahi lalat yang normal dan sehat bentuknya itu bagus dan simetris," kata Danang dikutip dari ANTARA, Selasa (16/11/2022).

Baca Juga:Tak Semua Tahi Lalat Sehat, Ada yang Mengindikasi Kanker Kulit, Ini Penjelasan Dokter

Adapun untuk keluhan-keluhan itu, Danang melanjutkan, rasa gatal ataupun mudah terluka. Nah, berikut ini detail tips mengenali ciri-ciri tahi lalat sehat dan indikasi kanker.

Danang melanjutkan, biasanya tahi lalat yang sehat itu tidak akan berubah. "Misalnya seperti tahi lalat yang dari lahir sudah ada. Justru yang harus diperhatikan yang baru timbul di usia dewasa ketika 20-30 tahunan," kata Danang.

Danang mengingatkan jika ternyata tahi lalat yang dimiliki tidak memiliki ciri-ciri di atas maka pemiliknya harus mewaspadai.

Pada dasarnya tahi lalat tidak berbahaya, namun ketika ada keluhan seperti ditemukan bentuk tidak simetris, warna tahi lalat yang lebih dari dua hingga tiga warna, serta tepian tahi lalat yang tidak merata, kondisi itu dapat menjadi indikator dari kanker kulit.

Tahi lalat yang menjadi indikator kanker kulit pun cenderung mudah terluka terutama ketika terkena paparan radiasi sinar matahari yaitu UV A dan UV B.

Baca Juga:Tahi Lalat Ditumbuhi Rambut? SImak Penjelasan Ilimiahnya

"Ketika ada gejala-gejala seperti gatal, mudah terluka dan berdarah terutama dipicu sinar matahari itu wajib diwaspadai," ujar Danang.

Tentunya ketika sudah menemukan indikator tersebut, masyarakat direkomendasikan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

Dengan demikian kondisi itu dapat terdeteksi secara lebih jelas apakah sebuah indikator kanker kulit atau tidak.

Berdasarkan laporan dari Globocan 2020, kanker kulit kini menempati posisi peringkat ke-25 dari kanker yang menyebabkan kematian di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini