Guncangan juga terasa di Ponorogo. Sekitar pukul 13.00 WIB orang-orang di Mapolres Ponorogo berhamburan keluar dari ruangan menuju tempat terbuka. Mereka merasakan getaran gempa bumi yang berlangsung kurang lebih 6 detik tersebut.
"Iya tadi merasakan saat duduk kok rasanya bergerak, teman juga merasakan hal yang sama. Akhirnya keluar ruangan," kata Triwahyudi yang saat gempa bumi berada di lobby Anantahira Polres Ponorogo.
"Tadi langsung cari-cari di internet, pusat gempa terjadi di barat daya Jember. Informasi BMKG tidak menimbulkan tsunami," kata warga Ponorogo.
Yudi panggilan karib Triwahyudi bersyukur gempa bumi yang kerasa sampai Kabupaten Ponorogo tidak terlalu kencang. Dia yakin untuk bumi reog tidak terdampak kerusakan. Yudi berharap, daerah yang berada di sekitaran pusat gempa, tidak terjadi kerusakan maupun korban jiwa.
"Berdoa semoga gempa bumi yeng terjadi tadi, tidak berdampak kerusakan ataupun korban jiwa yang berada di dekat pusat gempa," katanya menambahkan.
Sementara itu, di media sosial warganet Malang pun ramai berkicau soal gempa. "Terasa di kota Malang, semoga aman," kicau akun Twitter joen.
"Gempanya sampe malang kak," kata novel.
"Sumbernya di Jember katanya. Tapi di Malang kerasa," tulis ijan.
"gue di Malang selatan kerasa banget," kata slibaw.
Baca Juga:Tol Probowangi Antitesis Pemerintah untuk Solusi Macet di Wilayah Tapal Kuda