SuaraJatim.id - Setelah dua kali menelan kekalahan dan satu kali seri, Persebaya Surabaya wajib menang saat melawat ke kandang Barito Putera.
Mengamankan tiga poin ini penting agar bisa terus bisa tetap di jalur persaingan perebutan Juara BRI Liga 1. Target menang ini ditegaskan pelatih Persebaya Aji Santoso.
Agar mampu menang melawan Barito, Aji melakukan evaluasi pada para pemainnya, khususnya pembangunan mental juara pemain Bajol Ijo.
"Menjelang pertandingan melawan Barito. Ada perbaikan di pertandingan terakhir, para pemain kurang sabar di sepertiga pertama pertandingan sebelumnya, tidak boleh terulang lagi," ujar Aji Santoso, Selasa (7/3/2023).
Menurut Aji, jika para pemain Persebaya secara skil sudah mumpuni, hanya saja karena banyaknya pemain muda di dalamnya, maka sering kali para pemain ini terburu-buru.
"Kami sampaikan pada pemain, kemarin saat leading harus tetap tenang, enggak boleh panik enggak boleh buru-buru. Ini yang menjadi PR kita bersama, supaya pertandingan berikutnya, bukan hanya Barito saja, pemain pertahanannya lebih rapi, tidak buru-buru, tidak melakukan pelanggaran, ini yang menjadi PR saya," jelasnya.
Aji juga menilai, saat Barito menuai kekalahan dari tim papan bawah, Persik Kediri, malah harus membuat Green Force semakin berhati-hati. Karena menurut pelatih yang juga mantan pemain bintang Persebaya era 90an ini, hasil pertandingan tak bisa dijadikan patokan.
"Kekalahan Barito dari Persik Kediri sebenarnya tidak bisa menjadi patokan, biarpun habis kalah. Dia pertama kali home ketika lawan tim besar Persib dia menang," ujarnya.
"Ketika lawan Persik yang saat ini papan bawah dia kalah, artinya hasil pertandingan tidak bisa menjadi patokan, karena tetap tergantung situasi, tergantung kondisi pemainnya," ungkapnya.
Baca Juga:Pemeran Video Porno Kebaya Merah yang Menghebohkan Segera Disidang
"Paling tidak tim yang habis menang, pemainnya mempunyai konfiden yang cukup," imbuhnya.
- 1
- 2