Kisah Cinta Segitiga Berujung Maut di Sampang, Pelakor Bacok Istri Selingkuhannya

Kisah cinta segitiga berujung maut terjadi di Sampang.

Baehaqi Almutoif
Selasa, 16 Januari 2024 | 22:33 WIB
Kisah Cinta Segitiga Berujung Maut di Sampang, Pelakor Bacok Istri Selingkuhannya
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)

SuaraJatim.id - Kisah cinta segitiga berujung maut terjadi di Sampang. Seorang wanita muda berinisial F diamankan polisi usai terbukti menganiaya hingga meninggal dunia seorang wanita berinisial S (30), warga Dusun Lorpolor, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben.

Motif tersebut terungkap setelah Polres Sampang mengamankan pelaku. Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyogo mengatakan, motifnya merupakan cinta segitiga.

“Motifnya cinta segitiga, F ini merupakan selingkuhan suami S,” ujarnya dikutip dari Beritajatim.com--media partner Suara.com, Selasa (16/1/2024).

Menurut penjelasan Sigit, pelaku ini memiliki hubungan gelap dengan suami korban selama 2 tahun. Rupanya, F gelap mata ketika mendengar suami korban berencana mengakhiri hubungannya.

Baca Juga:Kejam! Pria di Sampang Tega Bunuh Paman dan Lukai Bibi Serta Sepupunya, Pemicunya Sepele

“Suami korban berencana pindah ke Surabaya dengan istrinya untuk membuka usaha sekaligus mengakhiri hubungan gelap dengan pelaku. Mendengar kabar itu pelaku nekat membunuh istri selingkuhanya,” katanya.

Menariknya, Sigit mengungkapkan, pelaku sempat takziah ke rumah korban. Pelaku juga menghilangkan barang bukti untuk mengelabuhi petugas.

Namun, polisi pada akhirnya berhasil membongkar kasus tersebut dan mengamankan pelaku.

“Akibat perbuatannya, selingkuhan suami korban tersebut terancam dijerat dengan pasal pasal 340 KUHP subsider pasal 338 dan pasal 351 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati,” katanya.

Sebelumnya, aksi penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal tersebut berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB, Selasa (9/1/2024) pagi.

Baca Juga:Polda Jatim Ringkus 5 Pelaku Penembakan Relawan Prabowo-Gibran di Sampang, Ada Peran Kepala Desa

Kapolsek Omben, AKP Budi Nugroho mengatakan, korban sempat dibawa ke Puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini