“Uret itu menyerang di berbagai daerah, terutama di Kediri, Lumajang, Probolinggo, Tulungagung dan ini masalah klasik yang dihadapi bertahun-tahun,” jelasnya.
Karena itu, Heru mengimbau petani menggunakan benih tebu unggul karena tahan penyakit dan bagus.
“Oleh karena itu kita harus pinter-pinter, syuukur kalau sudah ketemu bibit unggul tahan penyakit. Kalau benih tidak bersertifikat itu illegal, tetapi memang kalau legal dibeli mahal. Tetapi saya yakin akan menghasilkan yang bagus,” jelas Pj Bupati Tulungagung itu.
Heru menegaskan telah melakukan sejumla upaya untuk memecahkan masalah tersebut, seperti bantuan alat pertanian, pupuk, benih dan pengolahan pasca panen.
Baca Juga:Terkuak! Remaja Pacitan Tewas Usai Minum Kopi Sianida Ternyata Diracun Tetangganya, Ini Motifnya
“Tahun 2024 ini ada beberapa kabupaten yang akan kita support dengan bantuan kita baik berupa pupuk benih sama alat, ada beberapa alat yang kita bantukan. Ada kegiatan untuk penambahan dan rehabilitasi tanaman tidak produksi bagus kita remajakan, kemudian pasca panen kita bantu penanganan di kopi dan kakao,” tandasnya.