Bagi-bagi Takjil Berujung 64 Orang Keracunan di Jember, Jumlahnya Kemungkinan Bertambah

Puluhan warga Kecamatan Mayang, Jember harus mendapat perawatan akibat keracunan takjil.

Baehaqi Almutoif
Senin, 01 April 2024 | 23:22 WIB
Bagi-bagi Takjil Berujung 64 Orang Keracunan di Jember, Jumlahnya Kemungkinan Bertambah
Sejumlah korban yang mengalami keracunan massal dirawat di aula PKM Mayang, Minggu (31/3/2024) malam. (ANTARA/VJ Hamka Agung Balya)

SuaraJatim.id - Puluhan warga Kecamatan Mayang, Jember harus mendapat perawatan akibat keracunan takjil. Polisi pun turun tangan melakukan penyelidikan.

Kasus keracunan takjil tersebut terjadi pada Minggu (31/3/2024). Data yang dihimpun dari Polsek Mayang tercatat sebanyak 64 orang yang menjadi korban.

Mereka dirawat di beberapa PKM dan klinik, yakni di PKM Mayang, Klinik Purwoko, Klinik Bhakti Pratama, Klinik Harapan Sehat, dan PKM Pakusari.

Kapolsek Mayang Iptu Sugeng Romdoni mengaku telah mendalami kasus keracunan makanan takjil. Diperkirakan jumlah korban bertambah. Sebab, jumlah takjil yang dibagikan panitia bakti sosial mencapai 300 bungkus dan tidak hanya di Kecamatan Mayang.

Baca Juga:Nama Anang Hermansyah Muncul di Bursa Cawabup Jember, Berpasangan dengan Fawait

"Makanan takjil itu dibagikan kepada warga yang melintas di jalan nasional Desa Mayang, Kecamatan Mayang. Kami terus melakukan pendataan terhadap korban yang mengalami keracunan," ujarnya dikutip dari Antara, Senin (1/4/2024).

Sugeng mengaku sudah mengambil sampel makanan takjil untuk dibawa ke laboratorium.

Selain itu, pihaknya juga meminta keterangan tujuh orang panitia yang membagi-bagikan makanan takjil gratis kepada pengguna jalan di jalan nasional Desa Mayang.

"Kami meminta keterangan mereka seputar pembuatan makanan takjil yang menyebabkan keracunan massal. Mereka sudah ada di Polsek Mayang untuk dimintai keterangan," ungkapnya.

Sebelumnya, puluhan orang mengeluh sakit perut, mual hingga muntah-muntah setelah mengonsumsi takjil yang dibagikan gratis pada Minggu.

Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Jember dan Sekitarnya 29 Maret 2024

Puluhan warga yang keracunan tersebut selanjutnya dibawa ke PKM Mayang. Saking banyaknya, ruang inap di PKM Mayang tidak mencukupi hingga harus dirawat ke PKM atau klinik terdekat.

"Keluhan mereka rata-rata sakit perut, mual, muntah dan diare setelah dua hingga tiga jam makan takjil yang dibagi-bagikan di jalan," kata Kepala PKM Mayang Hamid Dwi Supriyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini