Menabung dari Hasil Panen, Nenek 94 Tahun Asal Kediri Ini Akhirnya Berangkat Haji

Remi, warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri menjadi salah satu jemaah calon haji tertua yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Baehaqi Almutoif
Rabu, 22 Mei 2024 | 14:52 WIB
Menabung dari Hasil Panen, Nenek 94 Tahun Asal Kediri Ini Akhirnya Berangkat Haji
Remi, calon jemaah haji tertua dari Kabupaten Kediri yang akan berangkat tahun ini, Rabu (22/5/2024). [Metaranews.co]

SuaraJatim.id - Remi, warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri menjadi salah satu jemaah calon haji tertua yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Di usianya yang mencapai 94 tahun, dia masih terlihat semangat. Dia terlihat bugar jelang keberangkatan.

Nenek tiga cucu tersebut tidak sendirian berangkat haji. Dia didampingi anak ketiganya.

“Berangkat bersama pendamping anak saya, usia saya 90 tahun lebih,” kata Remi dikutip dari Metara News--jaringan Suara.com, Rabu (22/5/2024).

Sementara itu, sang anak, Darminingsih (54) menyampaikan, keinginan ibunya untuk bisa berangkat ke Tanah Suci sebenarnya sudah lama. Pada 2013, Remi pernah mengutarakannya.

Baca Juga:Kakek Hardjo Mislan, Sang Veteran Perang Akhirnya Berangkat Haji di Usia 109 Tahun

Namun, baru bisa mendaftar pada 2017. “Sejak 2013 ingin daftar haji, tapi belum ada rezeki. Baru daftar tahum 2017, karena masuk kategori lansia maka didahulukan,” kata Darminingsih.

Darminingsih menyampaikan, sehari-hari keluarganya berkutat di bidang pertanian. Selain itu juga ada usaha toko kelontong.

Hasil dari bertani dan usaha toko tersebut disisihkan ibunya untuk mewujudkan mimpi ke Tanah Suci.

“Ada uang disisihkan untuk pergi haji. Awalnya Rp 25 juta, selanjutnya tiga atau empat bulan sekali panen bertani disisihkan untuk menabung,” jelasnya.

“Kalau toko kelontong yang cukup buat makan sehari-hari,” tambahnya.

Baca Juga:Sempat Diliputi Keraguan, Pencari Rumput Asal Lamongan Akhirnya Mampu Mewujudkan Mimpi Naik Haji

Dia mengungkapkan ibunya dalam kondisi sehat. Kendati sudah berumur lanjut, namun masih bisa berjalan tanpa tongkat.

“Alhamdulillah ibu saya sehat, pendengaran, mata, dan belum pikun. Bersyukur akhirnya ibu saya bisa naik haji,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini