Pemkot Kediri Ungkap Fakta Baru Ibu Diduga Bunuh Anak Kandung: Emosinya Tidak Stabil

Pemkot Kediri ikut angkat bicara soal dugaan pembunuhan yang dilakukan ibu terhadap anak kandungnya.

Baehaqi Almutoif
Selasa, 03 September 2024 | 16:44 WIB
Pemkot Kediri Ungkap Fakta Baru Ibu Diduga Bunuh Anak Kandung: Emosinya Tidak Stabil
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)

SuaraJatim.id - Pemkot Kediri ikut angkat bicara soal dugaan pembunuhan yang dilakukan ibu terhadap anak kandungnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri Paulus Luhur Budi Prasetya mengungkap fakta bahwa emosi sang ibu memang tidak stabil.

Luhur Budi mengatakan, ibu berinisial ID tidak termasuk pasien orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) yang diberi pendampingan oleh Dinsos. "Ibu tersebut tidak masuk yang kami dampingi. Kami pernah menawari untuk dirawat di medis dengan merujuk ke rumah sakit, tapi tidak mau. Emosinya tinggi, jadi tidak bisa kami layani," katanya dilansir dari Antara, Selasa (3/9/2024).

Dia juga menyampaikan jika si ibu suka berobat non-medis. Saat ada relawan yang mengajak untuk berobat selalu ditolak dan emosi. Selain itu, suaminya juga kesulitan berkomunikasi dengan istrinya.

Baca Juga:Kronologi Ibu Sendiri Habisi Nyawa Kakak Beradik di Kediri, Warga Beri Kesaksian

Budi menepis jika dugaan pembunuhan anak oleh ibunya sendiri tersebut dipicu kemiskinan.

Selama ini keluarga tersebut sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mereka menerima program keluarga harapan (PKH).

"Kami juga cek masuk dalam DTKS, penerima PKH. Sudah ada bantuan. Jadi, penyebabnya itu bukan karena kemiskinan, melainkan dipengaruhi depresinya. Itu tidak ada kaitan dengan kemiskinan," kata dia.

Pihaknya mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan terkait kasus dugaan pembunuhan tersebut.

Mengutip dari BeritaJatim--partner Suara.com, Ketua RT 1 RW 6, Lingkungan Melikan, Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri, Suparmanto mengenang korban yang kakaknya berinisial BL (14) merupakan pribadi yang baik. Bahkan, sering menjadi muazin di musalah dekat rumahnya.

Baca Juga:Kronologi Perampokan di Bandar Kidul Kediri, Pelaku Bawa Senpi dan Gondol Rp42 Juta

“Korban ini baik sekali. Dia selalu menjadi muadzin di mushola ini dan juga mengajari mengaji anak-anak di sore hari,” katanya.

Sebelumnya, seorang ibu berinisial ID diduga telah membunuh kedua buah hatinya pada Selasa dini hari. Suami ID awalnya mendengar suara rintihan kesakitan dari anaknya dan saat bangun tidur kaget, karena istrinya membawa parang dan melihat anaknya terluka.

Suami ID tersebut langsung membuang parang dan mengamankan anaknya. Ia juga memberikan informasi kejadian ini ke saudara diteruskan ke perangkat kelurahan dan polisi.

Kedua anak kandung yang bersangkutan diketahui meninggal dunia. Mereka adalah Muhammad Balya (14) dan Binti (7). Keduanya meninggal dunia dengan luka di bagian kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak