Atlet dan Pelatih Peparnas XVII Jateng dan Paralimpiade Paris 2024 Terima Bonus Rp16,4 M, Diserahkan Pj. Gubernur Jatim

Para atlet dan pelatih yang telah berjuang adalah pahlawan bagi Provinsi Jawa Timur.

Fabiola Febrinastri
Senin, 16 Desember 2024 | 09:54 WIB
Atlet dan Pelatih Peparnas XVII Jateng dan Paralimpiade Paris 2024 Terima Bonus Rp16,4 M, Diserahkan Pj. Gubernur Jatim
Penyerahan bonus kepada atlet dan pelatih Peparnas XVII Jateng dan Paralimpiade Paris 2024. (Dok: Pemprov Jatim)

SuaraJatim.id - Sejumlah atlet dan pelatih Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Jawa Tengah dan Paralimpiade Paris 2024, menerima bonus yang diserahkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, di Lapangan Panggereman Kranggan Kota Mojokerto, Sabtu (14/12/2024).

Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan bahwa bonus ini merupakan wujud apresiasi kepada para penyumbang prestasi untuk Jawa Timur. Total bonus yang diberikan sebesar Rp16,4 miliar untuk para atlet peraih medali maupun non medali, pelatih, official dan mekanik.

"Atas nama Pemprov Jatim, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi serta kesungguhan para atlet, pelatih dan official untuk mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional," ujarnya.

Terkait besaran bonus, Adhy memastikan bahwa yang diberikan untuk atlet Peparnas XVII Jawa Tengah nilainya sama dengan atlet PON. Pemprov Jatim tidak membedakan besaran nominal bonusnya. Bahkan tidak dipotong pajak.

Baca Juga:Optimalisasi PAD, Pemprov dan Pemkab/Kota se-Jatim Sinergi Pungutan Pajak Daerah dan Opsen Pajak Daerah

"Kalau emasnya PON kita beri Rp250 juta, kita juga beri Rp250 juta untuk Peparnas. Jadi kami tidak bedakan, juga yang terpenting pajaknya tidak kita bebankan kepada penerima bonus, pajaknya semua ditanggung pemerintah," katanya.

Pj. Gubernur Adhy menambahkan, para atlet dan pelatih yang telah berjuang adalah pahlawan bagi Provinsi Jawa Timur. Dengan keterbatasan yang melekat, tidak menjadi halangan untuk meraih keberhasilan.

"Karena teman-teman disabilitas semua punya rasa kepedulian dan daya juang yang tinggi untuk Jawa Timur," ungkapnya.

Adhy juga menyampaikan kekagumannya bahwa dengan keterbatasan, pembinaan para atlet ini mampu menorehkan prestasi cemerlang. Terbukti medali yang diraih ada peningkatan, dengan medali emas dua kali lebih banyak dibandingkan Peparnas XVI tahun 2021.

Pada gelaran Peparnas XVII Jateng yang berlangsung di Solo, Jatim meraih total 52 medali dengan rincian 21 emas, 20 perak dan 11 perunggu. Sedangkan pada Peparnas XVI Papua, meraih 43 medali antara lain, 12 emas, 22 perak, dan 13 perunggu.

Baca Juga:Berlangsung Lancar, Aman dan Kondusif, Pilkada Serentak di Jatim Diapresiasi Ketua Komisi II DPR RI

"Kita harus bersyukur bahwa yang kita bina ketika itu mungkin dengan keterbatasan ternyata prestasinya luar biasa di Peparnas XVII di 2024 di Solo kemarin, yang tadinya hampir tidak percaya, kita urutannya agak bontot ya ternyata hampir dua kali lipat memperoleh medali emas dari Peparnas sebelumnya," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini