- Kloter pertama jemaah calon haji Embarkasi Surabaya berangkat Tanggal 22 April 2026.
- Semua persiapan sudah selesai, seperti dokumen hingga koper telah diterima jemaah calon haji.
- Biaya haji tidak naik baik yang reguler maupun ONH Plus imbas naiknya harga avtur.
SuaraJatim.id - Bambang Wahono siap berangkat. Jemaah calon haji asal Surabaya itu masuk kloter 50 Embarkasi Surabaya.
Semua persiapan yang diperlukan sudah selesai, mulai dari paspor dan visa telah diterima. Tes kesehatan juga rampung dilakukan. Bambang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Tanggal 5 Mei 2026.
"Memang agak ribet menyiapkan semuanya, kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP) untuk paspor, terus kesehatan. Tapi sudah selesai semuanya," kata Bambang dihubungi Suara.com.
Ia banyak dibantuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dalam menyiapkan keberangkatan ke Arab Saudi. "KBIH membantu mengurus paspor, tapi ada biaya tambahan. Mengurus sendiri juga bisa," lanjutnya.
Baca Juga:Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep
Terlepas dari itu, Bambang menyebutkan pelayanan haji saat ini sudah semakin baik. Namun demikian, Bambang berharap semakin disempurnakan. "Sekarang kan eranya pelayanan terbuka, pelayanan satu atap," katanya.
Kini, setelah 14 tahun mengantre Bambang pun siap berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Jemaah calon haji asal Malang, Puguh Wiji Pamungkas mengungkapkan semua persiapan sudah selesai.
"Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan visa sudah terbit ya di beberapa pekan yang lalu. Dan saya pikir memang ada sedikit perbedaan ya, ketika haji ini diurus oleh kementerian tersendiri karena mereka lebih fokus mengurusi," kata Puguh.
Penanganan kepada jemaah calon haji sudah berjalan baik, termasuk informasi yang dibutuhkan tersampaikan.
Baca Juga:Dari Gendong Arang ke Baitullah: Kisah Haru Nenek 91 Tahun JCH Tertua di Ponorogo
Terkait dengan kenaikan harga avtur, Puguh yang tercatat sebagai jemaah calon haji ONH Plus menyampaikan tidak berdampak pada biaya. "Sampai detik ini belum ada informasi terkait dengan penambahan biaya untuk jemaah haji," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam memastikan persiapan keberangkatan haji 2026 sudah hampir selesai. Tinggal Makkahroot, yakni layanan immigrasi dari pemerintah Arab Saudi di bandara keberangkatan.
"Kloter pertama nanti dari Kabupaten Probolinggo, masuk ke Asrama Haji tanggal 21 dan berangkat Tanggal 22 April 2026," Kata Anam.
Pihaknya memastikan Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) sudah siap menerima jemaah calon haji. Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) juga sudah melakukan tes kedua terhadap AHES dan menyatakan siap digunakan.
"Jadi insyaAllah saat ini kalau kami mengatakan ya sudah 95 persen karena tinggal terkait dengan Makkahroot," lanjutnya.
Anam memastikan Makkahroot ini bisa selesai sebelum jadwal keberangkatan pertama jemaah calon haji.