Fokus Melayani, Bukan Cari Jodoh! Kemenhaj Surabaya Larang Petugas Haji Cinlok di Tanah Suci

Petugas haji dilarang merokok saat berseragam dan menjalin hubungan asmara demi menjaga profesionalisme

Wakos Reza Gautama
Rabu, 08 April 2026 | 17:33 WIB
Fokus Melayani, Bukan Cari Jodoh! Kemenhaj Surabaya Larang Petugas Haji Cinlok di Tanah Suci
Ilustrasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Surabaya melarang perilaku tidak profesional, mulai dari pelanggaran aturan merokok hingga pencegahan fenomena “cinta lokasi” di kalangan petugas. [kemenag.go.id]
Baca 10 detik
  • Kepala Kantor Kemenhaj Surabaya memberikan pembekalan bagi 70 petugas haji di Hotel Royal Regentris pada 7 April 2026.
  • Petugas dilarang merokok saat berseragam dan menjalin hubungan asmara demi menjaga profesionalisme serta wibawa instansi di Tanah Suci.
  • Dinas Kesehatan Surabaya memastikan kesiapan kesehatan bagi 2.518 jemaah haji, termasuk menyelesaikan vaksinasi wajib bagi mayoritas calon jemaah.

SuaraJatim.id - Menjadi petugas haji bukan sekadar tentang perjalanan spiritual, melainkan sebuah amanah berat memanggul citra bangsa.

Di hadapan 70 petugas haji yang berkumpul di Hotel Royal Regentris Cendana, Selasa (7/4/2026), Kepala Kantor Kemenhaj Kota Surabaya, Sururil Faizin, memberikan pesan yang menohok. Di Tanah Suci, Anda adalah wajah Indonesia.

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Sururil menekankan bahwa profesionalisme adalah harga mati. Ia menyoroti dua hal yang kerap dianggap sepele namun berdampak fatal yaitu perilaku merokok dan fenomena "cinta lokasi" atau cinlok.

Bukan Tempat untuk Mencari Jodoh

Baca Juga:Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam

Salah satu poin paling menarik dalam pembekalan tersebut adalah peringatan keras mengenai urusan hati antarpetugas.

Intensitas pertemuan yang tinggi di bawah tekanan kerja yang berat seringkali memicu benih-benih asmara. Namun, Sururil mengingatkan ada garis tegas yang tidak boleh dilanggar.

"Jangan sampai ada yang 'cinlok' ya. Karena nanti di sana akan bertemu orang yang sama dari pagi sampai malam. Ini yang harus diwaspadai agar tidak terulang lagi. Tahun 2019 lalu, ada petugas yang terpaksa dipulangkan karena kasus ini," ujar Sururil dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Baginya, fokus petugas tidak boleh terbagi. Konsentrasi penuh harus dicurahkan untuk melayani jemaah, bukan urusan asmara pribadi.

Selain urusan hati, urusan "asap" juga menjadi sorotan tajam. Sururil mengkritik keras perilaku petugas yang merokok sembarangan, terlebih saat masih mengenakan seragam resmi negara. Hal ini dianggap merusak wibawa Kemenhaj yang baru memasuki tahun pertama sebagai instansi penyelenggara.

Baca Juga:Bukan Sekadar Tap-In, Parkir Digital Surabaya Picu Ketegangan Jukir vs Pemkot

"Tolong jangan merokok pakai baju seragam petugas, apalagi di tempat dilarang. Ada laporan petugas merokok di halaman Masjidil Haram dengan baju seragam. Ingat, setiap gerak-gerik kita terus dipantau," tegasnya.

Kedisiplinan ini menjadi krusial mengingat tahun ini Surabaya memberangkatkan 2.518 jemaah. Di antara mereka, banyak yang masuk kategori prioritas lansia dan disabilitas, bahkan ada yang berusia hingga 97 tahun. Jemaah setua itu membutuhkan perhatian penuh tanpa gangguan dari perilaku petugas yang tidak disiplin.

Di sisi lain, persiapan teknis terus dikebut. Penanggung Jawab Kesehatan Haji Dinkes Surabaya, Nurwathoniyah, memastikan bahwa "benteng" kesehatan jemaah sudah hampir kokoh. Vaksinasi wajib seperti meningitis dan polio sudah rampung dilakukan sejak bulan Ramadan lalu.

"Hingga awal April ini, lebih dari 2.000 jemaah sudah divaksinasi dan tinggal finalisasi dokumen," jelas Nurwathoniyah.

Meski demikian, masih ada tantangan kecil terkait 200 jemaah yang belum memenuhi standar vaksin Covid-19 sesuai permintaan Pemerintah Arab Saudi.

Koordinasi dengan Pusat Kesehatan Haji terus dijalin agar seluruh jemaah Surabaya bisa berangkat tepat waktu tanpa terkendala syarat kesehatan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak