Aroma Busuk di Balik Dapur MBG Pamekasan: Tercium Dugaan Skandal Suap

Satreskrim Polres Pamekasan menyelidiki dugaan suap dan penyalahgunaan wewenang oleh Korwil BGN

Wakos Reza Gautama
Selasa, 07 Juli 2026 | 07:12 WIB
Aroma Busuk di Balik Dapur MBG Pamekasan: Tercium Dugaan Skandal Suap
Ilustrasi Dapur MBG. Satreskrim Polres Pamekasan menyelidiki dugaan suap dan penyalahgunaan wewenang oleh Korwil BGN Kabupaten Pamekasan berinisial HR sejak Senin (6/7/2026). [pexels.com/Sony Feo]
Baca 10 detik
  • Satreskrim Polres Pamekasan menyelidiki dugaan suap dan penyalahgunaan wewenang oleh Korwil BGN Kabupaten Pamekasan berinisial HR sejak Senin (6/7/2026).
  • Dugaan pelanggaran tersebut meliputi penerimaan upeti, rangkap jabatan, serta praktik jual beli lokasi pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis.
  • Penyidik telah memeriksa pihak pelapor dan terlapor guna melengkapi berkas penyelidikan serta rencana pemanggilan seluruh Kepala Dapur di Pamekasan.

SuaraJatim.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan tercium aroma tak sedap. Bukan soal rasa makanannya, melainkan dugaan praktik lancung yang melibatkan pucuk pimpinan koordinasi di daerah tersebut.

Satreskrim Polres Pamekasan kini tengah membongkar kotak pandora terkait dugaan suap dan penyalahgunaan wewenang yang menyeret Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pamekasan.

Hingga Senin (6/7/2026), penyidik telah memanggil tiga orang kunci untuk memberikan keterangan. Dua di antaranya adalah pelapor dari Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) serta Tim Pencari Fakta Nusantara (TPF-N). Satu orang lainnya tak lain adalah sang terlapor, Korwil BGN Pamekasan berinisial HR.

"Kami terus melengkapi berkas penyelidikan. Setelah memeriksa pelapor dan terlapor, agenda selanjutnya adalah memanggil seluruh Kepala Dapur MBG se-Kabupaten Pamekasan," ujar Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama.

Baca Juga:Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Diduga Terkait Suap Tambang

Pada pemeriksaan sebelumnya yang berlangsung dramatis selama hampir 10 jam, HR membantah keras segala tudingan "main mata" terkait aliran dana suap operasional dapur.

Ada serangkaian dugaan pelanggaran sistematis yang dibeberkan oleh Formaasi dan TPF-N. Pertama dugaan penerimaan upeti selama menjabat sebagai Korwil.

Lalu dugaan pelanggaran etik berupa rangkap jabatan yang mencederai profesionalitas dan pembangunan infrastruktur dapur MBG yang dituding mengabaikan lingkungan karena tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Ada juga praktik "jual beli" lokasi pembangunan dapur yang diduga memeras pihak-pihak tertentu demi mendapatkan hak titik koordinat.

Ipda Yoni Evan meminta publik untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi kepolisian untuk bekerja secara profesional.

Baca Juga:Solar Langka: Jeritan Nelayan Pamekasan yang Terpasung di Darat

"Kami akan melakukan pemeriksaan ulang kepada terlapor untuk memastikan semua bukti terkumpul dengan lengkap," tegasnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak