- Kepala Desa Pakel, Sampurno, diserang belasan pria terorganisir di kediamannya, Kecamatan Gucialit, Lumajang, hingga mengalami luka serius.
- Polres Lumajang kini memburu lebih dari sepuluh pelaku yang diduga telah merencanakan aksi penyerangan secara bersama-sama tersebut.
- Aparat sedang mendalami motif konflik melalui rekaman CCTV serta keterangan saksi untuk mengungkap penyebab pasti tindakan brutal tersebut.
SuaraJatim.id - Kasus kades Lumajang diserang belasan pria di rumah sendiri kini memasuki fase krusial. Polisi mengungkap perkembangan terbaru: lebih dari 10 orang yang diduga terlibat kini tengah diburu.
Peristiwa yang terjadi di Desa Pakel, Kecamatan Gucialit ini tidak lagi dipandang sebagai aksi spontan. Dalam penyelidikan awal, pelaku penyerangan kades Lumajang diduga bergerak secara terorganisir.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Adinata, menyebut jumlah pelaku cukup banyak dan datang secara bersamaan. “Pelaku lebih dari 10 orang, datang menggunakan dua mobil. Kami menduga ini aksi yang direncanakan,” ujarnya.
Saat ini, aparat kepolisian tengah memburu para pelaku. Sejumlah identitas disebut sudah dikantongi, sementara tim di lapangan terus melakukan penelusuran untuk memastikan keberadaan mereka.
Baca Juga:Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
Dalam kronologi kades Lumajang diserang, korban yang merupakan Kepala Desa Pakel, Sampurno (45), awalnya menerima para pelaku sebagai tamu.
Namun situasi berubah cepat.
Cekcok terjadi, diduga terkait konflik sebelumnya. Dalam hitungan detik, suasana memanas dan berujung pada serangan brutal. Para pelaku menyerang secara beramai-ramai menggunakan tangan kosong hingga senjata tajam.
Selain memburu pelaku, polisi juga mendalami motif di balik penyerangan. Sejumlah informasi mengarah pada konflik yang terjadi sebelumnya, termasuk dugaan cekcok dalam kegiatan pengajian beberapa hari sebelum kejadian.
Namun hingga kini, aparat masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk memastikan penyebab utama. Rekaman CCTV menjadi salah satu kunci dalam pengungkapan kasus ini.
Baca Juga:Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
Dari rekaman tersebut, terlihat jelas bagaimana para pelaku datang bersama, berinteraksi, hingga akhirnya melakukan serangan.
Bukti visual ini membantu polisi dalam mengidentifikasi pelaku dan menyusun kronologi secara lebih detail. Pasca kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius.
Hingga kini, kondisi korban masih dalam pemantauan tim medis. Peristiwa ini juga meninggalkan trauma bagi warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Kasus ini kini menjadi perhatian luas. Selain karena jumlah pelaku yang banyak, dugaan adanya perencanaan membuat publik semakin menanti perkembangan berikutnya.
Polisi memastikan penyelidikan terus berjalan. Dan kini, pertanyaan besar yang tersisa yakni siapa yang akan ditangkap lebih dulu?