- Seorang tahanan kasus narkotika melarikan diri dari Rutan Kelas IIB Bangil, Pasuruan, pada Selasa, 23 Juni 2026.
- Tahanan tersebut kabur dengan memanjat tembok sisi selatan rutan yang memiliki ketinggian relatif rendah saat siang hari.
- Otoritas rutan sedang melakukan pencarian intensif terhadap tahanan serta pemeriksaan internal kepada petugas untuk mengusut potensi kelalaian.
SuaraJatim.id - Aksi nekat terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa siang (23/6/2026). Seorang tahanan kasus narkotika berhasil menaklukkan benteng penjara dan menghilang tanpa jejak.
Insiden ini bukan sekadar pelarian biasa. Dilakukan di tengah hari bolong, tahanan yang merupakan titipan kejaksaan ini kabur lewat tembok sisi selatan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelarian tersebut dilakukan dengan sangat taktis. Tersangka yang tengah dalam proses penuntutan hukum itu diduga merayap dan memanjat tembok pembatas di bagian selatan kompleks rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Yanuar Rinaldi, mengonfirmasi bobolnya pengamanan tersebut.
Baca Juga:3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
"Iya benar, yang bersangkutan melompati dinding. Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa kemarin," ungkap Yanuar, Kamis (25/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Hingga dua hari setelah kejadian, keberadaan sang pengedar narkotika tersebut masih menjadi misteri. Tim buru sergap dari internal rutan terus dikerahkan untuk menyisir setiap sudut yang memungkinkan menjadi tempat persembunyiannya.
Pelarian ini mengungkap fakta yang cukup mengejutkan terkait infrastruktur keamanan rutan. Pihak otoritas mengakui bahwa tembok di sisi selatan rutan memang memiliki spesifikasi yang berbeda dari sisi lainnya.
Ketinggiannya relatif rendah, sebuah celah fisik yang rupanya dibaca dengan cermat oleh sang tahanan sebelum memutuskan untuk kabur.
"Saat ini tim masih bekerja melakukan pencarian," tambah Yanuar.
Baca Juga:Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
Kini, selain sibuk melakukan pengejaran fisik, Rutan Bangil juga tengah melakukan pemeriksaan internal. Para petugas yang berjaga saat kejadian diperiksa satu per satu untuk mengusut apakah ada unsur kelalaian atau bahkan faktor lain yang memuluskan aksi memanjat tembok tersebut.