- Warga menemukan sesosok jenazah pria tanpa identitas mengapung di Sungai Brantas, Kabupaten Mojokerto, pada Sabtu pagi (27/6/2026).
- Tim gabungan melakukan evakuasi jenazah menggunakan perahu kayu setelah menerima laporan dari warga setempat di lokasi tersebut.
- Korban dibawa ke RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh tim medis dan kepolisian.
SuaraJatim.id - Sabtu pagi (27/6/2026) di bantaran Sungai Brantas ketenangan warga Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, terusik.
Tepat pukul 06.09 WIB, sebuah bayangan kaku terlihat hanyut terbawa arus, tepat di sebelah timur Dam Rolak 9 yang ikonik.
Wahyu, seorang warga setempat, adalah orang pertama yang menyadari bahwa yang mengapung di sana bukanlah batang kayu atau tumpukan sampah, melainkan raga manusia yang sudah tak bernyawa.
Laporan cepat dari Wahyu segera menggerakkan tim gabungan. Agen Informasi Bencana BPBD Jawa Timur, Achmad Kurniawan, langsung berkoordinasi dengan Polsek Mojoanyar dan BPBD Kabupaten Mojokerto untuk melakukan tindakan darurat.
Baca Juga:Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan
Medan sungai yang dinamis menuntut petugas dan warga bekerja sama secara tradisional. Menggunakan sebuah sampan atau perahu kayu kecil, petugas perlahan membelah arus Brantas untuk menjangkau jasad tersebut.
Di bawah tatapan cemas warga yang berkerumun di tepian, petugas berhasil menaikkan tubuh pria malang itu dan membawanya ke daratan.
Saat berhasil dievakuasi ke tepian, petugas mendapati sosok pria yang masih berpakaian lengkap. Ia mengenakan sweater hitam, celana hitam, dan ikat pinggang yang masih melingkar rapi. Namun, saat pemeriksaan awal dilakukan, sebuah kebuntuan muncul.
"Tidak ditemukan identitas yang melekat pada tubuh korban," ungkap Achmad Kurniawan dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com. Tak ada KTP, ponsel, maupun dompet yang bisa memberi petunjuk tentang siapa sosok ini dan dari mana ia berasal.
Kondisi korban yang mengapung di aliran sungai besar ini menyisakan pertanyaan mengenai penyebab kematian apakah korban kecelakaan sungai, atau ada peristiwa lain.
Baca Juga:Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
Setelah dimasukkan ke dalam kantong jenazah, pria tanpa identitas tersebut segera dibawa ke ruang jenazah RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Di sana, tim medis dan kepolisian akan melakukan identifikasi lebih lanjut melalui sidik jari maupun pemeriksaan fisik lainnya.