Baca 10 detik
- Warga Tulungagung membongkar makam kuno berelief unik abad ke-16 pada hari Kamis, 27 Agustus 2026.
- Tim Ahli Cagar Budaya menyatakan nisan batu andesit tersebut menunjukkan bukti kuat akulturasi budaya Islam dan Hindu-Buddha.
- Proses ekskavasi sedalam tiga meter tidak menemukan sisa tulang belulang, sehingga memicu berbagai spekulasi di kalangan warga.
"Ada tiga kemungkinan," ujar seorang sumber di lokasi. "Jasad ditemukan utuh karena karomah, jasad tinggal tulang belulang yang sudah rapuh, atau jasad tersebut memang sudah hilang, atau dalam istilah lokal disebut muksa." (ANTARA)