- Gudang ikan UD New Malika di Situbondo terbakar pada Rabu pagi akibat tumpukan styrofoam.
- Warga dan petugas berhasil memadamkan api yang cepat membesar tanpa menimbulkan korban jiwa atau luka.
- Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan bangunan semi permanen dan kerugian materiil sekitar dua puluh juta rupiah.
SuaraJatim.id - Gudang ikan UD New Malika di Desa Gadingan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, terbakar pada Rabu (9/9/2026) pagi. Sebanyak sekitar 850 box styrofoam ikut hangus dalam kejadian tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Api pertama kali diketahui pemilik gudang, Kusnadi (47), yang melihat kobaran api dari tumpukan box styrofoam di sebelah utara gudang.
Kusnadi kemudian meminta pertolongan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo Puriyono mengatakan kobaran api sempat cepat membesar karena menyambar tumpukan styrofoam. Kondisi cuaca yang panas dan angin cukup kencang turut mempercepat penyebaran api.
Baca Juga:Sinyal Terakhir di Tengah Laut: Misteri Hilangnya Sukandar dan Fendiyanto di Perairan Situbondo
"Pemilik gudang kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar langsung bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya,” kata Puriyono melansir Beritajatim--jaringan Suara.com, Rabu (9/9/2026).
Petugas bersama warga terus melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 11.00 WIB, kebakaran dinyatakan padam.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” ujarnya.
Berdasarkan asesmen sementara BPBD Situbondo, gudang yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan tingkat kerusakan sedang.
Selain bangunan, sekitar 850 box styrofoam turut terbakar. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Baca Juga:Gunung Kawi Membara! Jalur Sirah Kencong Ditutup Usai Hutan Dilalap Api
“Kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp20 juta, meliputi bangunan gudang dan sekitar 850 pcs styrofoam,” jelas Puriyono.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan.
Dalam proses penanganan, BPBD Situbondo berkoordinasi dengan Kecamatan Jangkar, Koramil Jangkar, Polsek Jangkar, Pemerintah Desa Gadingan, Tagana Dinsos Situbondo, serta warga sekitar.
Tim Pusdalops dan TRC BPBD juga melakukan kaji cepat untuk mendata kerusakan dan kerugian akibat kebakaran.