- Seorang pria ditemukan tewas di kamar kos Kabupaten Blitar pada hari Rabu, 9 September 2026.
- Polisi menemukan seorang perempuan di lokasi kejadian dan menyita pakaian korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
- Jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi guna menjalani pemeriksaan autopsi.
SuaraJatim.id - Menjelang petang di Lingkungan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, berembus kabar duka dari sebuah kamar kos.
Seorang pria ditemukan terbujur kaku tak bernyawa. Dalam sekejap, desas-desus liar tentang pesta minuman keras berujung overdosis merebak di tengah masyarakat.
Pemilik indekos yang panik mendapati pemandangan tak wajar di salah satu bilik sewanya langsung menghubungi kantor polisi pada Rabu (9/9/2026) pukul 17.00 WIB.
Namun, teka-teki tak berhenti pada jasad pria yang tergeletak dingin itu. Kehadiran seorang perempuan di dalam kamar saat petugas tiba langsung memantik tanda tanya besar bagi para penyelidik.
Baca Juga:Pria 51 Tahun Ditemukan Tewas di Depan Tempat Karaoke Buduran, Mulutnya Mengeluarkan Busa
"Sendirian, namun di situ ada seorang perempuan juga," ungkap Kapolsek Garum AKP Agus Prayitno dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Sosok perempuan tersebut kini menjadi simpul krusial dalam pengusutan kasus ini. Polisi bergerak cepat mendalami hubungan antara keduanya, apakah sang wanita sekadar saksi mata petaka tersebut, atau mengetahui detik-detik sebelum sang pria mengembuskan napas terakhir.
Meski isu di lingkungan sekitar ramai menyebut pria tersebut berinisial AK dan tewas akibat menenggak miras oplosan melebihi batas, aparat penegak hukum enggan menarik kesimpulan prematur.
"Masih belum, belum tahu ya," tegas AKP Agus.
Bahkan, data identitas resmi korban belum sepenuhnya dikantongi lantaran minimnya dokumen di lokasi. Polisi masih menunggu hasil identifikasi biometrik dari Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Blitar.
Baca Juga:Wakil Wali Kota Blitar Pimpin Demo ke Balai Kota: Buntut Dana KONI Mampet
Guna mengurai benang kusut peristiwa ini, tim gabungan Polsek Garum dan Satreskrim Polres Blitar langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah helai pakaian korban disita sebagai petunjuk awal sebelum jasad dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk diautopsi.