SuaraJatim.id - Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan meringkus sepasang kekasih berinisial MAM (24) dan RA (30), karena menjadi kurir narkoba. Modus peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang dilakukan sejoli itu, yakni dengan mengemas narkoba ke dalam pot bunga.
Pasangan kekasih yang sehari-harinya berjualan lalapan ini sudah setahun lebih menjalankan bisnis haram tersebut. Selama di Bali, MAM dan kekasihnta tinggal di Jalan Raya Guwang, Sukawati Gianyar.
“Keduanya ditangkap usai menempel paket sabu dipot bunga,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya seperti dikutip Beritabali.com--jaringan Suara.com, Selasa (2/4/2019).
Keduanya ditangkap berdasarkan informasi masyarakat yang kerap memasok narkoba di seputaran Taman Pancing, Pulau Moyo dan sekitarnya. Polisi berhasil mendeteksi motor pelaku Honda Beat DK 3588 KH.
Sepekan diselidiki, polisi berhasil melacak pelaku melintas di Jalan Pulau Moyo I, pada Rabu (13/3) sekitar pukul 21.00 wita. Setelah berhenti di depan Lapangan Futsal Sorao, polisi langsung menangkapnya.
Dari hasil pengeledahan tas yang dibawa tersangka Abdul, ditemukan 28 paketan sabu seberat 20,33 gram dan 10 butir ekstasi. Hasil interogasi, tersangka Abdul asal Jember Jawa Timur itu mengaku selalu berdua dengan kekasihnya mengedarkan sabu atas perintah Agus, pelaku yang kini masih buron.
Untuk sekali tempel diberikan imbalan Rp 50.000. “Kedua tersangka mengaku mendapat pasokan narkoba dari seseorang bernama Agus yang saat ini keberadaanya masih dilacak,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Seribuan Butir Ekstasi dan Ratusan Gram Sabu Disita BNN Mojokerto
-
Gendong Anak Sambil Dengar Vonis Hakim, Air Mata Aji Tumpah di Sidang
-
Lelaki Diduga Mabuk Mengamuk di Jalanan, Serang Warga Pakai Pedang
-
Tempel Sabu 1 Kilogram ke Tiang Listrik, Riko Diciduk Polisi di Depok
-
Yoyok Ditembak Mati, Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Seharga Rp 5 Miliar
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai
-
Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!
-
Warga Madiun Gelar Doa Bersama, Berharap Bagian Tubuh Korban Pembunuhan Ditemukan
-
48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta