SuaraJatim.id - Persidangan kasus prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel oleh terdakwa mucikari Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, mengungkap fakta baru.
Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (4/4/2019) tersebut, terungkap Vanessa Angel pernah ditawari untuk makan malam dan menyervis mimican alias mimik-mimik cantik dengan seorang menteri.
Jaksa penuntut umum persidangan itu, Winarko, mengatakan Nindy pernah menghubungi mucikari lain yakni Tentri Novanta tanggal 23 Desember 2018.
Dalam komunikasi itu, Nindy bertanya ke Tentri apakah Vanessa Angel bisa diajak menemani kliennya yang merupakan seorang menteri.
"Tentri Novanta melalui sambungan telepon menanyakan apakah artis bernama Vanessa Angel mau diajak menemani kliennya, yang katanya adalah menteri untuk dinner (makan malam) dan mimican,” tutur Winarko di ruang sidang Garuda.
Seusai kontak itu, Nindy menghubungi rekannya dari Vitly Management bernama Fitriandri.
Kepada orang itu, kata jaksa, Nindy menginformasikan Vanessa Angel mau langsung menemani klien di dalam kamar yang dalam bahasanya disebut ‘ngamar’.
Fitriandri lantas meneruskan informasi itu ke Tentri yang mengiyakan. Setelahnya, tanggal 3 Januari 2019, Tentri memberikan uang Rp 20 juta via transfer antarrekening kepada Nindy dan diteruskan ke Fitriandri.
Sebagai buktinya, kata jaksa, terdapat berkas pemesanan tiket pesawat pulang pergi Jakarta – Surabaya – Jakarta.
Baca Juga: TNI Akan Lapor Polisi karena Dituduh Culik Bupati Nduga
“Seterusnya, 5 Januari 2019, Tentri mentransfer Rp 42,5 juta ke rekening terdakwa untuk melunasi booking Vanessa Angel. Pada hari yang sama, Vanessa dan Rian ditangkap Polda Jatim di kamar Hotel Vasa, Jalan HR Muhammad 31, Surabaya,” kata jaksa.
Terdakwa Nindy baru mengetahui informasi Vanessa digerebek pada sore hari setelah dikabari Fitriandri.
Selanjutnya, terdakwa Nindy ditangkap polisi tanggal 16 Januari 2019 di rumah kontakan Serua Mansion Nomor 14 Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Karena itu, jaksa mendakwa Nindy secara sah melanggar Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Berita Terkait
-
Dipindah ke Rutan Medaeng, Kondisi Vanessa Angel Drop
-
Top 3: Kemben Melorot, Pedangdut Diakui Sebagai Transgender
-
Sidang Kesaksian Jual Beli Jasa Seks Vanessa Angel Dilakukan Tertutup
-
Dikelilingi Lelaki, Vanessa Angel Muncul di Sidang Mucikarinya
-
Pajang Foto Vanessa Angel Berhijab, Mantan Pacar Lantunkan Doa
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
-
Drama Hilangnya Backpacker Madiun di Korea:Pihak Travel Ungkap Fakta Mengejutkan