SuaraJatim.id - Salah satu tersangka pembunuhan dan mutilasi dengan korban Budi Hartanto (28), guru honorer asal Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur berinisial AS disebut sempat muncul di lokasi pembunuhan guna bersih-bersih.
Sujilah (65), warga yang tinggal berdekatan dengan warung tempat AS berjualan mengatakan, AS baru menampakkan diri datang ke warung nasi yang dia sewa itu pada Kamis (4/4) dan terlihat membersihkan perabot dapur dan membersihkan kamar.
"Ya dia saya lihat cuci piring, gelas dan membersihkan kamar dan warungnya," ujar Sujilah kepada Suara.com, Sabtu (13/4).
Menurut Sujilah, AS tampak terburu-buru melakukan pekerjaannya tersebut. Setelahnya, AS langsung buru-buru pergi.
Keesokan harinya, lanjut Sujilah, ibunda AS datang ke warung tersebut dan mengemas barang-barang yang ada di warung termasuk banner yang ada di depan warung.
"Saya tanya ke ibunya kenapa diringkesi (dikemas), dia (ibunda AS) bilang, AS sudah tidak mau melanjutkan usaha warungnya dan mau pergi lagi merantau ke Malaysia," ujar Sujilah.
Polisi menduga AS (34), warga Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar itu, bersama AJ, membunuh dan memotong leher Budi Hartanto (28) antara Selasa malam (2/4) hingga Rabu dini hari (3/4) di warung tersebut.
Jarak warung tersebut ke lokasi ditemukannya koper berisi jasad Budi sekitar 5-6 km ke arah selatan atau ke arah Blitar. Sementara bagian kepala Budi ditemukan di Kali Jlemekan, Desa Bleber, yaitu arah Barat-Selatan dari warung dengan jarak yang hampir sama atau sekitar 10 menit perjalanan.
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Mayat dalam Koper, Aris dan Ajis Gantian Mutilasi Guru Tari Budi Hartanto
Berita Terkait
-
Mayat dalam Koper, Aris dan Ajis Gantian Mutilasi Guru Tari Budi Hartanto
-
Di Warung Masakan Khas Malaysia Ini Budi Hartanto Dibunuh dan Dimutilasi
-
Tersangka Kedua Pemutilasi Mayat dalam Koper Tiba di Polda Jatim
-
Tersangka Pemutilasi Mayat dalam Koper Diperiksa, Kakinya Diperban
-
Pelaku Mutilasi Budi Hartanto Bohong ke Orangtua dan Bilang Koper Dijual
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
CEK FAKTA: Bahlil Ancam Mundur Jika Harga BBM Diturunkan Menkeu Purbaya, Benarkah?
-
5 Fakta Mayat Pria Mengambang di Jombang, Luka di Pelipis dan Mulut Berbusa
-
Suara.com Gelar Workshop AI Tools for Journalists di Surabaya, Dorong Jurnalis Adaptif Era Digital
-
7 Fakta Lansia Diduga Ditusuk Anak Kandung di Kunjang Kediri, Ditemukan Bersimbah Darah
-
CEK FAKTA: Helikopter Sahroni Jatuh di Lumajang Saat Kunjungi Bencana Semeru, Benarkah?