SuaraJatim.id - Supriyanto (34), orang tua tersangka Aziz Prakoso masih tak menyangka anaknya terlibat dalam kasus mutilasi guru tari bernama Budi Hartanto yang mayatnya ditemukan di dalam koper. Bahkan, keluarga menyangkal jika Aziz memiliki perilaku seks menyimpang, yakni penyuka sesama jenis alias gay.
“Azis kalau penyuka sesama jenis itu tidak benar. Memang kalau Aris (pelaku lain Aris Sugianto), saya pandang sepintas memang agak kebanci-bancian. Sedangkan Azis kalau sama cewek, suka bergurau," kata Supriyanto seperti dilansir Beritajatim.com, Minggu (14/4/2019).
Alasan Supriyanto yakni kondisi Aziz normal karena tersangka sempat berjanji mencari uang karena ingin segera menikah dengan perempuan yang menjadi kekasihnya.
"Hampir satu buan ini, dia bilang sama saya, kerja cari uang. Lalu saya tanya, untuk menikah. Hari ini, dia punya pacar,” kata dia.
Azis bekerja sebagai jasa pemasang tenda hajatan. Sesekali dia ikut bekerja ayahnya. Menurut sang ayah, Azis dan Aris Supriyanto berteman. Tetapi mereka hanya berteman biasa. Keduanya, menurut Supriyanto terlihat akrab sebulan terakhir ini.
“Kalau Azis lebih akrab dengan adiknya Aris. Bukan dengan Aris. Hanya sebulan ini kira-kira, keduanya ini akrab,” tambahnya.
Supriyanto melihat tingkat laku Aris memang seperti kebanci-bancian. Tetapi, sangat berbeda terhadap putra bungsunya tersebut. Supriyanto mengakui, apabila dalam berteman Azis terkenal setiawa kawan. Apabila dimintai pertolongan, dia sulit untuk menolak.
“Sama teman loyal. Tetapi, kalau si Azis melakukan seperti itu, saya tidak percaya. Dia anaknya sopan terhadap orang tua dan terhadap keluarga. Kalau dapat uang, memberi keponakannya, membelikan jajanan. Azis tidak pernah bertengkar, kalau ada persoalan, dia selalu mengalah,” beber Supriyanto.
Diberitakan sebelumnya, Azis Prakoso dan Aris Sugianto warga Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Blitar diringkus aparat kepolisian dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Budi Hartanto.
Baca Juga: Terduga Teroris di Gondomanan Yogyakarta Sering Terima Tamu dari Malaysia
Keduanya mengeksekusi korban di sebuah bangunan kios yang disewa pelaku Aris Sugianto untuk berjualan makanan khas Malaysia di Jalan Surya, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo. Setelah itu, kedua pelaku membuang jenazah korban secara terpisah. Sementara itu, pihak kepolisian menyebut apabila kasus pembunuhan sadis tersebut bermotif adanya hubungan asmara sejenis.
Berita Terkait
-
Jejak Pembakaran Pakaian Korban Mutilasi Penari di Rumah Dokter Cinta
-
Kesaksian Warga di Lokasi Pembunuhan Mayat Dalam Koper di Blitar
-
Tersangka Pemutilasi Mayat dalam Koper Diperiksa, Kakinya Diperban
-
Polisi Terkendala Pecahkan Kasus Mayat Dalam Koper di Kediri
-
Terencana, Polisi Duga Budi Sengaja Dimutilasi untuk Hilangkan Jejak Pelaku
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep
-
Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta
-
Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat
-
Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar
-
Tergiur Cuan Kripto Korban Boncos Rp81,5 Miliar: Sindikat Lintas Negara Dibongkar Polda Jatim