SuaraJatim.id - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa iri dengan DKI Jakarta perihal penilaian kepolisian soal tinggi rendahnya status perkotaan.
Hal tersebut disampaikan langsung dalam pidatonya di Kantor Wali Kota Surabaya, Selasa (7/5/2019). Risma mengemukakan Kota Surabaya masih kalah dengan kota lainnya.
"Enak aja, seharusnya Surabaya itu lebih tinggi, memang luas kita separuhnya DKI Jakarta. Surabaya luasnya 372 kilometer persegi, Jakarta 632 kilometer persegi. Tapi di Surabaya ada satu wali kota, dua polrestabes," ujarnya sambil bergurau.
Ia menambahkan, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Surabaya lebih sulit penanganannya karena lebih luas daerahnya untuk tugas satu wali kota.
"Di Jakarta kan satu gubernur, lima wali kota, satu bupati, berarti ada enam polres, kan berarti lebih besar dan sulit Surabaya," imbuhnya.
Jadi menurut Risma, Kota Surabaya lebih tinggi dalam sistem pengamanannya, karena luas daerah.
"Intinya Surabaya itu lebih tinggi, seperti Kapolres di Surabaya ada dua, sementara di Jakarta ada enam," pungkasnya.
Risma menerima kedatangan Wakapolda Lampung Kombes Rudi Setiawan dan Kapolrestabes Surabaya yang baru, Kombes Sandi Nugroho.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Kapolrestabes Surabaya Ganti dari Rudi Setiawan ke Sandi Nugroho
Berita Terkait
-
Kapolrestabes Surabaya Ganti dari Rudi Setiawan ke Sandi Nugroho
-
CEK FAKTA: Wali Kota Surabaya Marah-marah, Demo KPU dan Bawaslu?
-
Kapolrestabes Surabaya Minta Maaf ke Wartawan yang Dihapus Paksa Videonya
-
Pemkot Surabaya Larang Wartawan Tanya Kasus Anak Wali Kota Risma
-
Patung Raksasa Suro dan Boyo akan Berdiri Tegak di Surabaya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami
-
Kecelakaan Maut di Manyar Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Trailer!
-
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada
-
Jatim Target Produksi Jagung Tembus 5,4 Juta Ton 2026, Khofifah Ungkap Potensi Surplus Besar