SuaraJatim.id - Mudik ke kampung halaman telah menjadi kebudayaan masyarakat Indonesia, terutama kaum muslimin, menjelang Idul Fitri tiba. Seberapa pun jarak yang ditempuh untuk merajut tali silaturahmi, meski hanya setahun sekali, kerap ditempuh dengan penuh pengorbanan.
Meski saat ini mudik sudah dimudahkan fasilitas angkutan umum atau kendaraan pribadi yang bisa ditempuh dengan waktu lebih cepat, namun bagi Ahmad Muslihin hal tersebut nampaknya tak berlaku.
Pria asal Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Jawa Timur tersebut justru memilih menggunakan sepeda untuk mudik ke kampung halamannya dari Jakarta.
Tentu saja, kelakuan Ahmad Mukhlisin ini menjadi viral lantaran jarak tempuh yang tentunya membuat orang geleng kepala. Untuk bersepeda menuju kampung halamannya, Ahmad harus menemuh jarak 800 kilometer lebih. Bahkan, jarak tempuh tersebut harus dilakuinya dalam waktu hingga enam hari.
Meski begitu, Mukhlisin tidak sendirian. Ia bersepeda bersama temannya asal Kecamatan Srengat, Blitar, Jawa Timur.
"Kami memilih jalur selatan Jakarta – Wonogiri – Ponorogo – Trenggalek dan Kediri, karena medannya lebih menantang. Banyak tanjakan dan turunan tajam," katanya kepada Beritajatim.com - jaringan Suara.com.
Meski tidak mengalami kendala serius dalam perjalanannya, namun pemuda 20 tahun ini mengaku sempat kewalahan di tanjakan tajam di kawasan Kabupaten Ponorogo. Menurut Mukhlisin, dari hobinya bersepeda membuatnya terobsesi melibas jalur Jawa Bagian Selatan dengan bersepeda. Tentunya, lelah dan panas menjadi salah satu sensasi yang ingin didapatkan saat bersepeda.
Kendati demikian tiga dari empat bersaudara ini sangat bangga dan bersyukur kepasa tuhan karena diberi keselamatan sampai rumah. Bahkan, sebelum menuju rumah, Mukhlisin menyempatkan berfoto di Taman Sekartaji yang merupakan ikon Kota Kediri. Sesampainya di rumah, dia langsung mendapatkan sambutan hangat dari orang tua
Baca Juga: Demi pemudik, Sopir Bus Pun Rela Tidak Berlebaran Bersama Keluarga
Berita Terkait
-
Kemenhub: 125.000 Kendaraan Belum Berangkat Mudik
-
Demi pemudik, Sopir Bus Pun Rela Tidak Berlebaran Bersama Keluarga
-
Toyota Sebar 316 Titik Layanan Mudik Lebaran 2019, Ini Lokasinya
-
Tidak Mudik saat Libur Lebaran? Ini Tips Simpel Mengusir Rasa Bosan
-
Jelang Lebaran, Warga Kampung Akuarium Keluhkan Harga Bawang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Pencari Madu Temukan Kerangka Manusia yang Hilang di Rimba TN Baluran: Sepatu Jadi Saksi Bisu
-
Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal