SuaraJatim.id - Setelah sebelumnya merawat empat orang yang diduga keracunan Rawon sisa yang dikonsumsi bersama oleh satu keluarga, Rumah Sakit Islam (RSI) Sakinah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur kembali menerima satu pasien tambahan lagi.
Satu pasien tambahan yang diduga keracunan tersebut diketahui bernama Hernanik (48). Hernanik merupakan keponakan Wagimin (66) yang sebelumnya meninggal dunia, karena dugaan penyakit jantung.
Medical Service Manager RS Islam Sakinah, dr Roisul Umam mengemukakan Hernanik masuk ke RS Islam Sakinah pada Senin (10/6/2019) sekira pukul 20.00 WIB.
"Pasien masuk dengan keluhan yang sama, mual, pusing, muntah dan diare," ungkapnya seperti dilansir Beritajatim.com - jaringan Suara.com, Selasa (11/6/2019).
Ia mengemukakan, dengan tambahan Hernanik, jumlah pasien yang dirawat di RSI Sakinah dengan dugaan keracunan Rawon sisa halal bihalal Keluarga Wagimin berjumlah empat orang, yakni anak Wagimin, Nova Anggraini (36) dan suaminya, Heri Istianto (53) serta kakak ipar Jumaatin (64) dan terakhir, Hernanik.
"Sebenarnya kan ada tujuh orang, lima datang kesini bersamaan. Satu pasien meninggal sebelum dilakukan perawatan, satu pulang dan ada tiga orang yang dirawat. Dua yang lain di rumah karena tidak ada keluhan tapi kemudian semalam satu datang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
5 Fakta Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga Sumenep, Sang Ibu Pendarahan
-
Denada dan Ressa Tak Hadiri Sidang di PN Banyuwangi, Kuasa Hukum Ajukan Perbaikan Gugatan
-
Ironi Siswa Digendong Seberangi Sungai di Ponorogo, Jembatan Tak Kunjung Hadir!
-
Benarkah Kajari Blitar Diperiksa Kejati Jatim? Ini Penjelasannya
-
5 Fakta Guru Telanjangi 22 Siswa di Jember, KPAI Mengecam hingga Berpotensi Langgar Pidana