SuaraJatim.id - Dwi Retno, perempuan paroh baya asal Sampang, Madura, ditangkap Satreskrim Polres Probolinggo, Jawa Timur, karena melakukan aksi penipuan.
Permepuan berusia 54 tahun itu menipu warga yang bernama Tuhan dan Rofiah. Pelaku ditangkap pada Selasa (25/6/2019) malam.
Warga Dusun Nongele, Desa Kedungdung, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang itu ditangkap di Lumajang saat melakukan aksi yang sama.
“Pelaku kami tangkap karena telah terbukti melakukan tindak kejahatan, yaitu penipuan dan penggelapan. Kami melakukan pengejaran terhadap pelaku setelah kami mendapat laporan dari Rofiah (korban),” terang Kasat Reskrim Polres Probolinggo Ajun Komisaris Riyanto, Rabu (26/6/2019).
Riyanto mengungkapkan, pihaknya melakukan pengejaran terhadap pelaku setelah mendapat laporan dari Abdul Rofik (suami korban).
Pelaku telah menipu dan menggelapkan barang milik korban berupa gelang emas. Pelaku, kata Riyanto, saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Korbannya atas nama Tuhan (39), warga Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Lumajang dan Rofiah di Probolinggo.
“Awalnya, tersangka ini berpura-pura akan membeli rumah milik korban. Saat bertamu di rumah korban, tersangka berpura-pura akan membeli perhiasan emas yang dipakai korban serta pembayarannya akan dilunasi bersamaan pembayaran rumah,” jelasnya seperti diberitakan TimesIndonesia—jaringan Suara.com.
Selanjutnya, masih kata Riyanto, setelah perhiasan emas berhasil dibawa tersangka, sampai batas waktu pembayaran tidak kunjung dibayar dan malah melarikan diri.
Baca Juga: Tarif Tol Pasuruan - Probolinggo Besok Mulai Berlaku, Segini Besarannya
“Atas laporan itu, kami melakukan penyelidikan, yang dibantu oleh Polsek Pasirian Lumajang. Alhasil kami berhasil menangkap tersangka. Selanjutnya, Polres Probolinggo, melakukan pemeriksaan dan penyidikan atas kasus penipuan dan penggelapan dengan korban Tuhan itu, yang dilakukan oleh perempuan paroh baya asal Madura tersebut,” ucap Riyanto.
Berita Terkait
-
Berawal dari Aki Rusak, Marinir Gadungan Tipu Montir Bengkel
-
Nyaris Tiap Malam Ditiduri Sang Ayah, Siswi SMP Terpaksa Lahirkan Anak
-
Rute yang Harus Ditempuh ke Gili Ketapang, Surga Bawah Laut di Probolinggo
-
Mendadak Hilang saat Guru BK SMA Tewas, Polisi Buru Suami Korban
-
Terkuak, Komplotan Tabib Palsu di Surabaya Ternyata Dilakoni Pasutri
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Terkini
-
Kloter Pertama Haji Surabaya Resmi Diberangkatkan, Khofifah Titip Pesan Kesehatan dan Kekhusyukan
-
Bisnis iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar Terbongkar: Bareskrim Gerebek Ruko di Sidoarjo
-
Misteri Penemuan Torpedo Kuning di Pesisir Pulau Kangean
-
Kepala Biro Adpim Jatim Dinobatkan Jadi Tokoh Inspiratif 2026: Perkuat Ekosistem Media Kolaboratif
-
Doa dan Harapan Khofifah Melepas Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Jatim