SuaraJatim.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu yang diselundupkan dari Negara Malaysia, Rabu (7/8/2019).
Sabu seberat total 25.449 gram berhasil disita dari dua lokasi, yaitu Jalan Raya Stadion Sepanjang, Kecamatan Taman, Wonocolo, Sidoarjo, dan Jalan Banyu Ates Kabupaten Sampang, Madura.
Selain itu, BNNP Jatim juga berhasil menangkap empat orang tersangka. Keempatnya adalah FR warga alamat Sidoarjo, kelahiran Bangkalan. Kemudian IW yang merupakan warga elahiran Balikpapan, HK warga Sidoarjo, AS warga Bangkalan.
Kepala BNNP Jatim Brigjen Bambang Priyambadha mengungkapkan, sabu seberat 25 kilogram tersebut dibagi ke dalam beberapa tempat.
Di antaranya sebuah tas warna hijau berisikan 6 bungkus kristal putih sabu, dengan berat total 1.228 gram. Kemudian ada juga yang dimasukkan ke dalam sebuah kotak kayu berisikan 21 bungkus kristal putih sabu dengan berat total 19.217 gram.
"Yang ketiga, dimasukkan ke dalam kotak kayu berisikan 3 bungkus kristal putih yang diduga narkotika jenis Methaphetamine dengan jumlah total keseluruan 5.004 gram," ujarnya di Kantor BNNP Jatim, Surabaya, Jumat (9/8/2019).
Selain itu, polisi juga menyita barang bukti non-narkotika, yakni satu unit mobil pikap, satu unit minibus, dan empat unit ponsel.
Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra menjelaskan, modus yang digunakan jaringan ini termasuk baru. Mereka menggunakan furnitur untuk menyelundupkan barang haram tersebut.
"Semacam lemari atau rak sepatu yang didesain khusus untuk menyembunyikan sabu," ujar Wisnu.
Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan Sabu Jaringan Pontianak, Polisi Bekuk Tiga Orang
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Kementan Serahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian di Kediri
-
Wisata Malam di Jember, Menikmati Seporsi Ketan Cethol Jompo nan Gurih
-
Seharian, Rumah Kepala Dinas Perhubungan Jatim Digeledah KPK
-
Tipu 59 Calon Haji Berangkat ke Makkah, Murtadji Djunaidi Jadi Tersangka
-
Tertipu Modus Percepatan Haji, 59 Jemaah Gagal ke Tanah Suci
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan