SuaraJatim.id - Selain bekerja sebagai penjual Bakso, Dian Tri Susilo (20) yang menjual istri sirinya ke lelaki hidung belang ternyata juga seorang pemain jaranan.
Bahkan, Warga Balong Jeruk, Kediri, Jawa Timur itu kerap menerima pekerjaan sampingan tersebut di kampungnya. Terkadang saat acara khitan, Dian selalu ada untuk menghibur warga ataupun tamu undangan.
"Dia juga penari jaranan. Kalau nggak salah satu bulan lalu baru saja dapat job," cerita seorang tetangga Dian, Indah kepada Suara.com pada Kamis (15/8/2019).
Indah bahkan mengetahui, jika tetangganya tersebut mendapat job menari jaranan dalam peringatan HUT RI ke-74 di kampungnya. Namun, sebelum dia menari, ternyata Dian lebih dulu ditangkap polisi.
"Harusnya tanggal 17 Agustus saat HUT RI ke-74 nanti, Dian dapat job jaranan. Tapi malah ketangkap polisi," kata Indah.
Terpisah, Yayuk, ibu kandung Dian juga membenarkan jika anaknya mendapat job jaranan pada 17 Agustus lusa.
"Iya. Harusnya agustusan (17 Agustus) besok Dian dapat job jaranan. Tapi sekarang anaknya ditahan polisi," kata Yayuk dengan nada sedih.
Untuk diketahui, Dian menjual istri sirinya DR (16) untuk melakukan hubungan threesome dengan tarif Rp 2 Juta untuk satu malam. Dian kemudian ditangkap Polrestabes Surabaya pada tanggal 12 Agustus 2019.
Dalam peringkusan ini, tim PPA Polrestabes Surabaya juga mengamankan barang bukti uang Rp 500 ribu dan satu unit handphone merk Samsung duos warna putih.
Baca Juga: Pengelola Hotel Ini Tak Tahu Ada Penggerebekan Threesome di Tempatnya
Tersangka Dian menjajakan istrinya dalam Grup Facebook Pasutri Bahagia. Dian sendiri memakai nama akun Dian Tatoink untuk menjajakan istri sirinya. Dian bakal dijerat Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan atau 296 506 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara tiga tahun lebih.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api