SuaraJatim.id - Dian Tri Susilo (20), pemuda asal Kediri, Jawa Timur ini membeberkan awal mula menjual istri sirinya, DR untuk menjadi pemuas syahwat lelaki hidung belang. Tersangka mengaku terpaksa menjual istrinya karena tak bisa mencari uang lewat berdagang bakso.
Saat dihadirkan dalam rilis kasus di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (14/8/2019), Dengan mengais rejeki dengan menjadi tukang bakso, Dian tak bisa menafkahi anak dan istrinya.
Selain itu, Dian mengaku sempat cemburu dengan DR karena diduga pernah bersetubuh dengan lelaki lain. Dari alasan itu, Dian pun akhirnya menyuruh istri siri melayani jasa seks threesome yang kali pertama dilakukan di rumah.
"Saya berjualan bakso di depan rumah (Kebon Jeruk - Kabupaten Kediri). Pendapatan kotor dari berjualan Rp 100 ribu," ucapnya sambil menunduk.
Dengan kedua tangan gemetar, ia mengatakan, tersangka membujuk istrinya dengan jumlah uang Rp 2 Juta untuk bisa disewa pelanggannya. Bisnis esek-esek ini kali pertama dilakukan Dani di rumahnya.
Bahkan saat kali pertamanya, Dian menjual istrinya kepada rekannya dengan hanya mematok harga sebesar Rp 100 ribu agar bisa menyetubuhi DR bersama-sama.
Diketahui, kasus prositusi jasa threesome pasutri muda ini terungkap setelah polisi menangkap Dian saat hendak menjual istrinya untuk melakukan threesome di Hotel Pop, Jalan Diponegoro Surabaya, beserta calon pelanggannya, siang tadi.
Terkait penangkapan tersebut, tim PPA Polrestabes Surabaya juga mengamankan barang bukti uang Rp 500 ribu dan satu unit handphone merek Samsung duos warna putih.
Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan atau Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 3 tahun.
Baca Juga: Video Threesome Vina Garut jadi Trending Topic, Polisi Tangkap 2 Pelaku
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar