SuaraJatim.id - Semburan lumpur yang terjadi di Perumahan Kutisari Indah Utara III Kota Surabaya kembali membesar. Hal tersebut dibenarkan Camat Tenggilis Mejoyo Ahmad Daya Prasetyono.
Meski begitu, Ahmad mengemukakan, kekinian masih terus memantau volume semburan di Perumahan Kutisari yang sejak beberapa minggu terakhir terus mengeluakan lumpur campur air dan minyak.
"Tetapi tidak sebesar yang pertama. Memang naik (volumenya), sempat mengecil dan sekarang naik lagi namun lebih kecil dibandingkan saat pertama kali semburan," katanya saat ditemui di lokasi semburan pada Kamis (10/10/2019).
Meski begitu, Ahmad mengatakan semburan tersebut masih dalam kategori aman. Indikasinya, di sekitar lokasi semburan masih diperbolehkan merokok, kecuali di rumah yang menjadi pusat semburan.
"Kalau di sekitar lokasi juga dilarang merokok, mungkin itu sudah masuk dalam kategori berbahaya," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Ahli Geologi Jawa Timur Handoko Teguh Wibowo mengatakan semburan lumpur saat ini, volumenya seperti kali pertama keluar.
"Sama seperti awal mula, ini kan campur. Yang kelihatan berbuih (gelembung-gelembung) itu gas, kemudian yang terlihat kecoklatan itu minyak dan kemudian yang berwarna putih itu air. Jadi keluar lagi minyaknya," katanya saat dihubungi melalui saluran telepon.
Dari pantauan Suara.com, beberapa hari sebelumnya semburan material yang keluar di lokasi hanya berupa air dan aroma gas. Kekinian sudah mulai kembali keluar minyak kecoklatan di kolam semburan.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Berjanji Pantau Perkembangan Semburan Minyak di Kutisari
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Bikin Panik! Pria Tiba-tiba Terjun ke Semak Sungai di Situbondo Saat Dibonceng Ayah
-
Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri