SuaraJatim.id - Polda Jatim terus melakukan penyelidikan kasus ambruknya atap SDN Gentong I Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan yang menewaskan seorang guru dan satu siswi, serta menyebabkan belasan murid luka-luka pada Selasa (5/11/2019).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, usai gelar perkara, penyidik berfokus menyelidiki adanya tindak pidana pada pasal 359 KUHP.
"Fokus yang pertama kami menyelidiki adanya kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang yakni pasal 359 KUHP," kata Barung, Jumat (8/11/2019).
Fokus yang kedua, lanjut Barung, penyidik juga menyelidiki adanya tindak pidana tertentu atau tindak pidana korupsi terkait pembangunan, spesifikasi bahan atau material bangunan.
"Untuk fokus yang kedua sedang ditangani Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim. Penyelidikannya lebih ke dugaan penyimpangan konstruksi bahan dan materialnya," katanya.
Untuk diketahui, Polda Jatim resmi mengambil alih kasus ambruknya atap SDN Gentong yang menewaskan dua orang dan belasan luka-luka.
Barung mengatakan, polisi akan segera meningkatkan status para saksi menjadi tersangka.
Saat ini, polisi masih mendalami keterangan empat saksi, yakni RT (43) PNS Dinas Pendidikan Kota Pasuruan yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK). Kedua, LS (38) selaku Direktur CV Andalus, ketiga SM (43) Direktur CV DHL Putra dan MR, PNS RSUD Dr R Soedarsono yang juga merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK).
"Dari empat saksi ini tidak menutup kemungkinan akan berubah statusnya menjadi tersangka," jelas Barung, Kamis (7/11/2019) malam.
Baca Juga: Endus Ada Penyimpangan, Polisi Bidik 4 Calon Tersangka Kasus Atap SD Roboh
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Terkendala Aturan, Renovasi SDN Gentong Bisa Dimulai 2020
-
Endus Ada Penyimpangan, Polisi Bidik 4 Calon Tersangka Kasus Atap SD Roboh
-
Lagi, Atap SD di Kabupaten Ponorogo Ini Nyaris Ambruk
-
Insiden Ambruknya Atap SD Gentong, Menteri Nadiem: Ini Tak Bisa Saya Terima
-
Kritik Masih Ada Tender Proyek, Jokowi Sindir Ada SD yang Ambruk
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap
-
Pintu Kamar Terbuka, Muncul Rekan Sejawat: Detik-Detik Oknum Polisi Blitar Terjaring Pesta Sabu
-
Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19
-
Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk