SuaraJatim.id - Seorang kyai di Jawa Timur protes dengan aksi demonstrasi ojek online atau ojol yang melakukan salat jenazah rekayasa saat aksi. Menurutnya, cara itu tidak pantas karena menjadikan ritual agama sebagai candaan.
Aksi protes yang disertai dengan salat jenazah dilakukan Driver Online Mojokerto (DOM) di halaman terminal Kertajaya itu pun dinilai tidak tepat.
Dalam aksi tersebut para mitra GoCar mengemukakan keberatannya atas pemotongan insentif yang dirasa terlalu besar. Oleh sebab itu, digelar prosesi sholat jenazah yang menjadi simbol kekecewaan.
Namun, prosesi salat jenazah dianggap tidak tepat dalam konteks sebagai simbol dalam sebuah aksi yang tidak berada dalam ranah agama.
Zahrul Azhar Asaad atau yang akrab dipanggil Gus Hans mengungkapkan pendapat yang senada, jika tindakan itu bukanlah ekspresi yang perlu dilakukan.
“Menyampaikan ekspresi kekecewaan itu sah-sah saja, tetapi tidak harus membawa ranah hal yang sifatnya ibadah. Toh itu kan permasalah perselisihan paham yang belum tentu total benar dan atau total salah,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/11/2019).
Ia melanjutkan jika bentuk penyampaian gagasan dapat disampaikan dengan cara lain.
“Sampaikan saja melalui demonstrasi yang lebih universal dan rasional sehingga tidak perlu membawa ranah agama.”katanya.
Menurutnya masyarakat perlu memperhatikan setiap tindakan yang membawa unsur agama. Karena menjadikan agama sebagai candaan adalah kebiasaan orang orang yang tidak beradab.
Baca Juga: Kasihan! Uang Belasan Juta Aura Kasih Raib dari Aplikasi Ojek Online
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap
-
Pintu Kamar Terbuka, Muncul Rekan Sejawat: Detik-Detik Oknum Polisi Blitar Terjaring Pesta Sabu
-
Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19
-
Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk