SuaraJatim.id - Seorang pengedar pil koplo asal Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, P (40) tega menjadikan anaknya yang masih di bawah umur sebagai budak seks selama tiga tahun. Bahkan jika sang anak menolak melayani nafsu bejatnya, P tak segan memukul anaknya.
Kasus tersebut terbongkar saat polisi melakukan penggerebekan terhadap P sebagai pengedar pil koplo di rumahnya. Ketika P ditangkap, sang anak langsung mengadukan perbuatan bejat ayahnya yang dilakukan selama tiga tahun terakhir kepada petugas.
"Jadi semalam kami lakukan penggerebekan rumah terduga P sebagai pengedar pil koplo. Ternyata ada pengembangan kasus, karena keluarganya juga melaporkan P ini telah memerkosa anak kandungnya selama tiga tahun ini," kata Kapolsek Ponggok Iptu Sony Suhartanto seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Rabu (4/12/2019).
Dari pengakuan sang anak, P sudah menduda tiga tahun karena berpisah dengan sang istri. Akibat perpisahan tersebut, sang anak tinggal bersama P.
Menurut pengakuan P kepada petugas, dalam sepekan kerap melampiaskan nafsu bejatnya sebanyak tiga kali. Perbuatan itu dilakukannya usai melihat video porno di ponsel. Tak hanya itu, sang anak kerap dipukul jika tidak mau menuruti keinginan P.
"P tidak segan memukul anaknya kalau tidak mau melayani nafsunya. Makanya, anaknya baru berani bercerita ke ibunya ketika tahu bapaknya ditangkap polisi. Sekarang posisi anak sudah aman bersama ibunya di Ngancar, Kediri," imbuhnya.
Saat ini, P bakal dijerat pasal berlapis karena terbukti mengedarkan pil koplo dan mencabuli anaknya yang masih di bawah umur.
Berita Terkait
-
Bandar Pil Koplo Jadikan Putrinya Pelampiasan Syahwat Selama 3 Tahun
-
Delapan Anak Punk Dihukum Hormat Bendera karena Tak Hafal Pancasila
-
Polisi Lengkapi Berkas, Ayah Tiri Bunuh Balita di Malang Segera Diadili
-
Dijenguk Kapolrestabes Surabaya, Ibu Balita JA Ceritakan Kondisi Anaknya
-
Balita yang Jadi Korban Penganiayaan Kini Sudah Bisa Berinteraksi
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri
-
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Tiga Jam, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer
-
Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?
-
Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih