SuaraJatim.id - Investasi bodong melalui aplikasi Memiles beromzet Rp750 miliar terdapat sejumlah nama-nama publik figur. Namun, belum diketahui soal dugaan keterlibatan kalangan artis di dalam kasus tersebut.
Untuk memastikan apakah ada peran para artis atau tidak, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim akan memeriksa empat publik figur. Rencana pemanggilan itu akan dilaksanakan pada pekan depan.
Penelusuran Suara.com di akun resmi Instagram Memiles Surabaya, memiles_sby, foto dua penyanyi terkenal berinisial J dan E diunggah admin dan ditulis dengan keterangan sudah bergabung Memiles.
Kalimat dalam unggahan bernada endorsement, yaitu ajakan kepada netizen agar ikut bergabung ke investasi ilegal tersebut.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi, masih belum bisa memastikan apakah artis J dan E turut dipanggil untuk diperiksa dalam kasus tersebut.
"Yang pasti ada empat publik figur yang dipanggil minggu depan," kata Trunoyudo di Polda Jatim, Sabtu (4/1/2020) malam.
Sejak terbongkarnya kasus investasi bodong Memiles, puluhan anggota Memiles mulai berdatangan ke Polda Jatim untuk menyampaikan laporan. Informasinya, anggota Memiles lainnya juga akan terus berdatangan.
Trunoyudo menambahkan, untuk mengakomodir laporan anggota atau korban Memiles, Polda Jatim akan membuka posko pengaduan yang efektif dibuka pada Senin (6/1/2020) depan.
"Posko khusus member atau korban akan dibuka pada Senin pekan depan dan dipusatkan di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polda Jatim" ujarnya.
Baca Juga: Terkuak Investasi Bodong Kampoeng Kurma, MUI: Ada Unsur Judi dan Penipuan
Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim mengungkap kasus investasi ilegal dengan omzet miliaran rupiah. Dalam kurun waktu delapan bulan, keuntungan yang didapat dari korban mencapai Rp 750 miliar.
Kekinian, polisi telah menetapkan dua tersangka dan sudah ditahan, yaitu KTM (47), warga Jalan Kintamani Raya, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara; dan FS (52), warga Gang Masjid, Desa Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
"Tersangka pernah terlibat kasus sama tahun 2015 di Polda Metro Jaya," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Jumat (3/1/2020) di Mapolda Jatim.
Lebih lanjut, Luki menjelaskan, PT Kam and Kam yang digunakan tersangka dalam menjalankan bisnisnya, dipastikan tidak berizin.
Perusahaan itu bergerak di bidang jasa pemasangan iklan yang menggunakan sistem penjualan langsung melalui jaringan member, dengan cara bergabung di aplikasi memiles. Saat ini, sudah ada 264 ribu member.
"Mereka (tersangka) sudah memiliki 264 ribu member dari selama delapan bulan, dengan omzet senilai hampir Rp 750 M," ujar Luki.
Berita Terkait
-
Aplikasi MeMiles Investasi Bodong, Ratusan Member Tertipu Rp 750 Miliar
-
Pengendara Trailer yang Terlibat Kecelakaan Beruntun Diamankan Polisi
-
Pemilik 7 Supercar yang Disita Akan Urus Pajak, Ini Potensi Pemasukannya
-
Dituding Sweeping Supercar Semena-mena, Polda Jatim Akan Dipraperadilankan
-
Apel Operasi Lilin Semeru, Kapolda Jatim Janji Tak Ada Sweeping Dari Ormas
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga
-
Penindakan Parkir di Surabaya Meledak, Aduan Jukir Nakal Tembus 1.136 Kasus
-
Perhatian Lebih untuk Kesehatan Nasabah, BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium
-
BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
Ngaku Dukun Bisa Lihat Makhluk Gaib, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi Usai Cabuli 3 Anak