SuaraJatim.id - Pinkan Mambo mengaku pernah ditawari MeMiles untuk bergabung menjadi member. Namun tawaran itu tidak pernah diambil. Namun Pinkan mengaku hanya menerima diundang sebagai penyanyi.
"Jadi saya cuma nyanyi sebagai pengisi acara doang, dan saya sudah dutawarin jadi member tapi saya kagak pernah mau," ujar Pinkan, Senin (20/1/2020) usai pemeriksaan.
Mantan personil duo Ratu di bawah Republik Cinta Management (RCM) milik Ahmad Dhani tersebut menjelaskan, ia menolak tawaran menjadi member MeMiles lantaran tidak jelas.
"Saya tidak pernah mau, karena kan tidak jelas ya kan. Dan saya pintar-pintar kalau ikut bisnis," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Artis Pinkan Mambo mengaku dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik Subdit Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, terkait investasi bodong MeMiles yang dijalankan PT Kam And Kam.
"Ada 30 pertanyaan," ujar Pinkan Mambo usai diperiksa penyidik, Senin (20/1/2020).
Penyanyi berambut pirang yang pernah menjadi bagian dari management Ahmad Dhani tersebut mengaku sengaja datang lebih awal dari jadwal pemanggilan yang seharusnya pukul 09.00 WIB.
Pinkan datang sekira pukul 06.00 WIB dan menjalani pemeriksaan pukul 07.00 hingga pukul 11.00 WIB.
"Aku minta pagi-pagi karena aku kan jagain anak di rumah. Saya minta kalau bisa (pemeriksaan) cepetan, jadi sudah duluan, dan jam tujuh aku sudah mulai dipersiksa," katanya.
Baca Juga: Dicecar 30 Pertanyaan, Pinkan Mambo: Diundang Memiles Hanya untuk Nyanyi
Pada penyidik, aku Pinkan, dirinya hanya diundang untuk mengisi acara di MeMiles. Dia murni manggung untuk menghibur member-member MeMiles yang mendapat berbagai macam reward dari PT Kam And Kam.
"Profesional aja. Diundang MeMiles untuk bernyanyi," pungkasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya, dua artis Ibu Kota telah menjalani pemeriksaan dalam kasus yang sama, yaitu Eka Deli Mardiyana dan Marcello Tahitoe alias Ello. Dipanggil pula untuk diperiksa pekan ini, yaitu Adjie Notonegoro dan Judika. Figur publik lainnya yang dipanggil ialah tiga anggota keluarga Cendana berinisial AHS, FFC, dan IAR.
Ditreskrimsus Polda Jatim telah menetapkan lima tersangka dalam kasus investasi ilegal MeMiles. Mereka adalah KTM (47), warga Jalan Kintamani Raya, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, FS (52), warga Gang Masjid, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Eva yang berperan sebagai motivator, koordinator artis dan satu lagi PH yang berperan sebagai IT dan terbaru berinisial W yang berperan sebagai pengatur reward.
Hanya dalam jangka waktu delapan bulan, aplikasi yang dinaungi PT Kam And Kam itu berhasil meraup uang dari korban sebesar Rp 750 miliar. Namun polisi baru mengamankan uang tunai Rp 122 miliar, puluhan unit mobil, dan aneka barang lainnya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan, investasi ilegal itu dijalankan tersangka dengan menggunakan PT Kam And Kam tanpa mengantongi izin. Perusahaan itu bergerak di bidang jasa pemasangan iklan yang menggunakan sistem penjualan langsung melalui jaringan member, dengan cara bergabung di aplikasi MeMiles.
Berita Terkait
-
Dicecar 30 Pertanyaan, Pinkan Mambo: Diundang Memiles Hanya untuk Nyanyi
-
Diperiksa Atas Kasus MeMiles, Pinkan Mambo Datang Sendirian ke Polda Jatim
-
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Artis Pinkan Mambo Diperiksa di Polda Jatim
-
Belum Ada Konfirmasi Keluarga Cendana Atas Kasus MeMiles, Ini Kata Polisi
-
Mulan Jameela Siap Diperiksa Soal Investasi Bodong MeMiles
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 atas Kinerja Komunikasi DEI dan ESG Terbaik
-
Si Brilian dari Magetan: Kisah Sapi Bermata Tiga yang Menolak Ditawar Harga Selangit
-
KTP Ada di Dompet, Tapi Namanya Gentayangan: Skandal ASN Sumenep Curi Identitas Sopir
-
Kecelakaan Beruntun di Madiun: Rem Mendadak Bus Jaya Jadi Mimpi Buruk Truk J&T