SuaraJatim.id - Puluhan siswa kelas VI di SDN Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur terpaksa belajar di aula yakni Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) Masjid Al Hikmah. Ini dilakukan karena para siswa jelang menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Zainul Arifin mengatakan, banjir yang terjadi di Desa Tempuran, berdampak langsung ke proses belajar mengajar.
“Karena kondisi sekolah terendam banjir total sehingga para siswa tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar,” ujarnya sebagaimana dilansir Beritajatim.com, Selasa (4/2/2020).
Menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan mengambil keputusan untuk meminta para siswa kelas I hingga V belajar di rumah alias diliburkan sementara. Lalu siswa kelas VI yang sebentar lagi menghadapi UASBN tetap masuk, namun proses belajar mengajar dilakukan di TPQ.
“Kami mengambil keputusan kelas I sampai V disuruh belajar di rumah, namun untuk kelas VI tetap masuk untuk mengejar mata pelajaran. Karena sebentar lagi, mereka ujian. Pihak sekolah kerja sama dengan desa dan takmir masjid dan diputuskan mereka belajar di TPQ,” katanya.
Dampak lain adalah, banjir yang merendam SDN Tempuran di khawatirkan menganggu psikologi para siswa terlebih kelas VI yang sebentar lagi menghadapi ujian. Di lain sisi, Dinas Pendidikan juga berusaha melakukan kordinasi dengan instansi terkait.
“Termasuk BBWS dalam penanggulangan banjir di Desa Tempuran. Kita berharap semoga banjir cepat surut sehingga aktifitas sosial pendidikan bisa kembali normal. Kalau dipaksakan masuk, ya sangat membahayakan,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Kepala Tertutup Lumpur, Anak Berbaju Koko Tewas di Kolong Jembatan Gumul
-
Jual Janda Kampungnya ke Tamu Vila, Aditya: Baru Sekali Langsung Ketangkep
-
Skandal Korupsi Bupati, Wali Kota Mojokerto Diperiksa KPK
-
Pak Haji Kepergok ML dengan Istri Orang, Bonyok Digebuki
-
Nikah di Mojokerto, Pasangan Calon Pengantin Wajib Tes Urine Dulu ke BNN
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Tani Bogor Ubah Buah Pala Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Daftar Perjalanan Kereta Terdampak Kecelakaan KA Logawa
-
Skandal Biadab di Sampang: 27 Pria Gilir Gadis Usai Dicekoki Miras, 15 Pelaku Masih Gentayangan
-
Tragedi Berdarah di Parit Sawah: Misteri Luka Sayat di Leher Buyani yang Menggegerkan Sumenep
-
BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi, Tawarkan Kredit Kendaraan Mulai Bunga 1,80%