SuaraJatim.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana memberlakukan lockdown terhadap salah satu bidang di Kantor Dinas Perhubungan Jatim.
Hal ini dikarenakan salah satu stafnya sudah teridentifikasi positif virus Corona alias COVID-19.
Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Tjahjono, menjelaskan bahwa yang dilakukan oleh Pemprov Jatim sudah dalam Standar Operasional Prosedur penanganan penyebaran virus Corona.
"Jadi nanti sesuai dengan SOP, apa bila salah satu staf di bidangnya terdeteksi positif, maka satu bidang itu harus di-lockdown, diliburkan selama 14 hari," ujar Heru saat konferensi pers di Grahadi Surabaya, Minggu (22/3/2020) malam.
Dia mengatakan, Pemprov Jatim akan berkoordinasi lagi, dengan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, untuk me-lockdown beberapa ruang kantor Dinas Perhubungan.
"Jadi nanti kami koordinasi dengan Kepala Dinas Perhubungan (Jatim), untuk memastikan bahwa salah satu stafnya sudah teridentifikasi positif yang berada di bidangnya," kata dia.
Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan jika ada penambahan jumlah pasien positif virus Corona di Jatim. Kasus Corona tertinggi adalah Surabaya dengan jumlah 9 warga yang positif terjangkit.
Dari 41 orang tersebut terdiri dari tambahan 15 orang, yang sudah teridentifikasi positif. Dari 15 tambahan yang sore tadi diumumkan, ada 9 tambahan dari Surabaya, 2 dari Sidoarjo, ada 3 tambahan baru di Malang, dan 1 di Kabupaten Blitar.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Pasien Asal Solo Positif Corona karena Kontak Pasien di RSUD Margono
Berita Terkait
-
Pasien Termuda Positif Corona, Bayi Usia 45 Hari Diisolasi di RSHS Bandung
-
Tinggal di Bogor Ikut Suami, Wanita Positif Corona Sepulang ke Blitar
-
Pemerintah: Obat Klorokuin Bukan untuk Mencegah Virus Corona
-
Kesedihan Eks Striker Real Madrid Ini Atas Meninggalnya Lorenzo Sanz
-
Pasien Positif Virus Corona di Jawa Timur 41 Orang, Surabaya Tambah 9 Orang
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis
-
Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan
-
Jerit Hati Orang Tua: Saat Anak Berkebutuhan Khusus Menjadi Korban Perundungan hingga Tewas