SuaraJatim.id - Penyebaran wabah virus Corona (COVID-19) yang semakin meningkat membuat Polda Jatim melakukan langkah represif guna melakukan pencegahan terhadap virus memarikan ini.
Salah satunya adalah mengerahkan Raisa atau Mobil Pengurai Masa milik Direktorat Sampta Polda Jawa Timur. Demikian dilansir Berita Jatim, Senin (30/3/2020) hari ini.
Raisa ini memberikan imbauan agar warga tidak berkumpul dan nongkrong yang tidak penting, andaikan membeli makanan harap untuk segera dibungkus dan disantap di rumah masing masing, agar terhindarnya penyebaran virus tersebut.
Adapun dari patroli dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari Brimob, Samapta, Reskrim, Intel, Binmas, Dokkes, Lalulintas, Humas, TI, Provos Polda Jawa Timur.
Tim Gabungan tersebut telah menghimbau agar masyarakat melakukan kegiatan yang memincu kerumunan dan kumpul-kumpul di beberapa mal, kafe dan rumah makan cepat saji di Jawa Timur.
Diketahui, Jawa Timur menjadi lokasi kedua penyebaran virus corona setelah Jakarta. Bahkan sejumlah kota di Jatim seperti Kediri dan Gresik ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus corona.
Berita Terkait
-
Jokowi: 8 Hari Terakhir, 978 Armada Bus Angkut 14 Ribu Orang ke Daerah
-
Minta Jakarta Lockdown, Anies Kirim Surat ke Jokowi
-
Desak Jokowi Tiru Nyali Pejabat Daerah, Fadli Zon: Lockdown Segera!
-
Tewas Habis Main Bulutangkis, Keluarga Tak Berani Sentuh Jasad ODP Corona
-
Jasa Kencan saat Corona, Dina dan Nadia Patok Tarif Segini ke Pelanggan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami