SuaraJatim.id - Susi Yanita (15), siswi SMA asal usun Kokebun, Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur kini terpakar di rumah sakit setelah ditusuk orang tak dikenal.
Peristiwa penusukan itu terjadi di Dusun Congkrong Timur, Desa Taman, Kecamatan Grujugan ketika korban hendak bepergian menuju ke rumah temannya di Curahdami.
Kepala Kepolisian Sektor Grujugan, AKP Iswahyudi, mengatakan, penusukan itu terjadi pada saat Korban bersama temannya bernama Ma'rifatul Jannah (18) sedang berbocengan dengan menggunakan sepada motor.
Saat sedang di tengah perjalanan, tiba-tiba kendaraan korban dipepet oleh pelaku. Tanpa basa-basi, pelaku lalu menusuk korban dari belakang. Pelaku pun langsung melarikan diri setelah beraksi.
"Korban mengalami luka tusuk pada perut bagian kanan dengan panjang 3 cm, lebar 1 cm. Saat ini, korban sempat dirawat di Puskesmas Grujugan dan saat ini sudah di rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara," kata Iswahyudi seperti dilansir dari Suara Indonesia--jaringan Suara.com, Selasa (7/4/2020).
Berdasarkan informasi yang didapat, pelaku mempunyai ciri-ciri antara lain mengendarai motor matic jenis Honda Vario warna putih. Akan tetapi, nopolnya tidak diketahui. Diketahui pelaku juga memakai helm warna merah, pakai masker biru serta jas hujan warna abu-abu.
Terkait aksi penusukan itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motifnya.
"Motif penusukan serta pelaku masih dalam lidik kepolisian," kata dia.
Baca Juga: Tak Ditolak, Warga Justru Bantu 3 Anak yang Diisolasi Tanpa Orang Tua
Berita Terkait
-
Gegara Listrik, Adik Ipar Kades di Blitar Bunuh Anak Pemilik Kontrakan
-
Gagal Perkosa Nenek-nenek, Hendra Diciduk Polisi saat Mau Kabur ke Bali
-
Habis Diintip Mandi, Hendra Malah Ketakutan saat Perkosa Nenek 58 Tahun
-
Potongan Kepala Manusia Gegerkan Bondowoso, Warga Syok saat Mandi di Kali
-
Ini Kabar Terbaru Kasus Penusukan Eks Menkopolhukam Wiranto
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh
-
8 Fakta Kelam PT Suka Jadi Logam Surabaya: Disegel Pemkot, Digeledah Bareskrim Kasus TPPU Emas