SuaraJatim.id - Kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh S (50), terhadap MD, siswi SMP asal Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur terus berlanjut.
Belakangan mencuat kabar keluarga korban diajak damai oleh oknum anggota DPRD Gresik dengan iming-iming duit Rp 500 juta. Namun ajakan damai itu ditolak oleh orang tua korban.
Dilansir dari Suara Indonesia (jaringan Suara.com), Rabu (6/5/2020), kuasa hukum korban, Abdullah Syafi'i mengungkapkan, tawaran damai itu muncul sebelum kliennya melapor ke polisi. Oknum anggota dewan itu sempat datang ke rumah korban.
"Menemui ibunya tapi ibu korban tidak setuju. Selanjutnya menemui pakdenya. Intinya minta diselesaikan secara kekeluargaan dengan iming-iming Rp 500 juta asal tidak lapor polisi," ujar Syafi'i, Selasa (5/5/2020).
Atas ulah oknum anggota DPRD Gresik itu, dirinya menyayangkan hal tersebut. Yang menjadi pertanyaan besar, kata dia, ada hubungan apa antara terduga pelaku dengan wakil rakyat itu.
"Harusnya sebagai anggota dewan yang ngerti hukum melakukan pendampingan, bukan malah mencegah agar tidak lapor polisi," ucap Syafi'i.
Hingga saat ini polisi masih melakukan proses pemeriksaan saksi. Karena belum semua saksi diperiksa. Termasuk terduga pelaku.
"Masih saksi nanti kalau ada perkembangan kami infokan," ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Aiptu Slamet.
Dicabuli Hingga Hamil
Baca Juga: Cabuli Anak Temannya Hingga Hamil 4 Bulan, Seorang Lansia Ditangkap Polisi
Diberitakan sebelumnya, kasus yang menimpa MD yang masih duduk di bangku SMP terbongkar tatkala sang ibu melihat keanehan dari putrinya yang kerap menyendiri.
Diceritakan MD, kejadian yang meninmpanya itu bermula saat dirinya diminta oleh istri pelaku mengambil kue di rumah pelaku, pada tanggal 3 Maret 2019.
Saat itu di rumah korban memang ada hajatan dan kue yang diambil merupakan jajanan yang disuguhkan untuk acara hajatan itu.
Saat MD datang ke rumah pelaku, ternyata di dalam rumah hanya ada S seorang diri. Di sanalah, laki-laki yang sudah memiliki dua anak perempuan itu, merayu korban dengan merangkul. Kemudian pelaku mencabuli korban di dalam kamar.
Tak sampai di situ, seminggu kemudian pelaku mencabuli korban lagi. Tapi kali ini di kandamg ayam yang tidak jauh dari rumahnya. Anehnya setiap kali melakukan pencabulan, pelaku ini selalu memaksa korban untuk meminum obat. Dicurigai obat tersebut untuk mencegah korban hamil.
Hingga akhirnya, MD hamil 7 bulan setelah dicabuli sebanyak 6 kali. Kehamilan gadis itu membuat orang tua dan kakak korban curiga. Sebab selama di rumah ia selalu mengenakan kaos berukuran besar.
Berita Terkait
-
Cabuli Anak Temannya Hingga Hamil 4 Bulan, Seorang Lansia Ditangkap Polisi
-
Modus Tanya Pacar, Dokter AP Remas Payudara hingga Kemaluan Siswi Magang
-
Cium hingga Peluk Siswi Magang di Puskesmas, Oknum Dokter Ini Dipolisikan
-
Bejat! Ayah di Padang Bertahun-tahun Setubuhi Anak Kandung
-
Nasib Si Manis Bongko Kopyor Gresik, Tak Semanis Sebelum Corona Datang
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak