Ketujuh lelaki itu menghampiri dan bertanya tujuan perjalanan korban dan dua teman lelakinya, karena hari sudah malam. Pertanyaan itu lantas dijawab oleh ketiganya, dan mereka dibolehkan pergi.
Namun, ketujuh lelaki itu ternyata terus membuntuti korban dan kedua temannya. Ketika sampai di dekat semak-semak rumah korban, dia dan kedua teman lelakinya kembali dicegat oleh ketujuh pria misterius tersebut.
Sejumlah di antara ketujuh pengadang menghunuskan senjata tajam, meminta korban menyerahkan diri kepada mereka.
Dua lelaki teman korban sempat melawan, menepis permintaan para pengadang. Tapi, para pengadang ganti mengancam kedua lelaki teman korban memakai senjata tajam hingga tak berkutik.
Akhirnya, korban disandera ketujuh lelaki itu. Sementara kedua lelaki teman korban disuruh pergi. Pada saat itu, waktu menunjukkan pukul 1 dini hari, Minggu (28/6).
Sejak pukul 1 dini hari itu, korban diperkosa secara bergiliran oleh ketujuh lelaki asing di semak-semak. Pemerkosaan baru berakhir pukul 04.00 WIB.
Korban berhasil melarikan diri ketika meminta izin kepada para pemerkosa untuk buang hajat. Ia lantas berlali ke rumahnya. Pada hari yang sama, Minggu siang, korban dan keluarga melapor ke polisi.
Belum tertangkap
Hingga berita ini dipublikasikan, Jumat (3/7), belum satu pun dari ketujuh pelaku pemerkosaan yang tertangkap polisi.
Baca Juga: Tragis Ibu Muda Diperkosa Bergilir, Lalu Bunuh Diri Tenggak Racun Serangga
Kasatreskrim Polres Bangkalan Ajun Komisaris Agus Sobarnapraja mengatakan, sudah menerima laporan korban yang teregistrasi nomor LPB/116/ Vl/Res.1.4/2020/Reskrim SPKT Polres Bangkalan.
“Iya korban melapor sendiri ke sini dan ada 7 orang pelaku yang dilaporkan,” kata dia.
Agus mengakui, polisi kekinian masih melakukan pencarian pelaku. “Dalam waktu dekat, pelaku bisa ditangkap.”
Berita Terkait
-
Usai Laporkan Dirinya Diperkosa 7 Pria, Perempuan di Bangkalan Bunuh Diri
-
Tragis Ibu Muda Diperkosa Bergilir, Lalu Bunuh Diri Tenggak Racun Serangga
-
Lewat Jalan Sepi, Perempuan Madura Diperkosa 7 Lelaki di Jalan
-
Terpukul Atas Kematian Beruntun Orang tua dan Adik, Dokter Anang Meninggal
-
Temuan Tengkorak Perempuan Berkebaya Hitam Gegerkan Warga Bangkalan
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Ratusan Santri Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo
-
Kandang Sapi di Gresik Terbakar, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sudah Tender Rp7,3 Miliar, Pembangunan TPA Mrican Baru Ponorogo Terancam Batal
-
Api Lalap Separuh Kantor Balai TN Meru Betiri, Diduga Korsleting Listrik