SuaraJatim.id - Dalam rentan waktu dua hari dua orang tewas gara-gara tersengat jebakan tikus beraliran listrik. Keduanya dari daerah yang berbeda. Satu bernama Tikram (68) di Kabupaten Mojokerto, sementara satu lagi Aris Mawardi (46) di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur.
Cerita warga kesetrum listrik ini berbeda-beda. Tikram, petani Dusun Wates, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal di area persawahan. Ia diduga terpeleset lalu tersengat jebakan tikus listrik, Rabu (09/09/2020) malam.
Sementara Aris, warga Dusun Sambirobyong, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, diketahui memiliki riwayat keterbelakangan mental. Diduga dia juga tidak sengaja tersetrum alat penangkap tikus tersebut, Selasa (08/09/2020) malam.
Padahal, memasang jebakn tikus yang dialiri listrik ini sejatinya enggak boleh. Seperti dijelaskan Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto, memasang alat tersebut di persawahan melanggar aturan.
"Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak untuk terus melakukan sosialisasi imbauan kepada masyarakat, saya minta terus dilakukan dengan optimal," katanya.
Dicky lalu mengatakan dengan tegas, "Karena pemasangan jebakan tikus yang dialiri arus listrik ini tidak boleh dan sudah jelas melanggar aturan, terlebih sudah sering menimbulkan korban jiwa."
Dalam kasus di Ngawi, polisi menetapkan seorang tersangka, yakni si pemasang jebakan tikus. "Kasus ini sudah ditetapkan satu tersangka yakni pemasang jebakan tikus beraliran listrik, dan sudah dilakukan penahanan," katanya, seperti dilansir dari Suaraindonesia.co.id (jaringan media Suara.com).
Adapun kasus di Mojokerto berbeda. Meski menelan korban jiwa, namun polisi tidak menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Kasus jebakan tikus beraliran listrik yang menwaskan Tikram sampai sekarang agaknya dianggap sebagai kasus biasa saja.
Baca Juga: Warga Ngawi Pasang Jebakan Listrik: Bukan Tikus yang Mati, Tapi Orang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo