SuaraJatim.id - Nur Rahmad mantan Kepala Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur harus merasakan dinginnya jeruji sel Mapolsek Semboro. Ia dilaporkan ke polisi oleh Sumaryono yang tak lain adalah Kades Pondok Dalem.
Rahmad dilaporkan ke polisi karena kedapatan menggadaikan BPKB mobil jenis Isuzu Panther milik Desa Pondok Dalem.
“Pelaku dilaporkan oleh kepala desa, karena menggadaikan BPKB mobil inventaris, dengan menggadaikan ke salah satu koperasi dengan pinjaman sebesar 15 juta rupiah, peminjaman ini dilakukan saat pelaku masih menjabat sebagai kepala desa dan tidak dilakukan penebusan," ujar Kapolsek Semboro Iptu Fathur Rachman sebagaimana dilansir Suaraindonesia.co.id (jaringan Suara.com).
Peristiwa ini sendiri terungkap usai Sumaryono terpilih sebagai kepala desa pada Pilkades 2019 lalu.
Saat itu, pelapor melakukan inventarisir barang-barang milik desa, dan diketahui BPKB mobil Panther buatan tahun 1996 dengan nopol N 1258 RF tidak ada di kantor.
"Saya sempat menanyakan kepada beberapa staf, dan diketahui kalau BPKB tersebut ternyata dijadikan agunan pinjaman di koperasi simpan pinjam, sebenarnya staf kami sudah saya suruh menemui terlapor untuk menyelesaikan persoalan ini, tapi ternyata tidak ada itikad baik, ya sudah kami terpaksa lapor polisi," ujar Sumaryono.
Berita Terkait
-
5 Pelaku Anarkis Demo Ditangkap Polisi Bukan Dari AJM, Terus Siapa Mereka?
-
Buruh, Pelajar dan Mahasiswa Jadi Tersangka Demo Rusuh di DPRD Jember
-
Nekat Gelapkan Motor Teman, Tukang Sayur Ini Ngaku Butuh Modal untuk Bisnis
-
Demo Tolak Omnibus Law di Jember Diwarnai Ledakan, Mahasiswa: Revolusi...!
-
Tuhan Akan Ikut Nyoblos di Pilkada Jember
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Perkuat Fondasi Teknologi, Kantongi Sertifikasi Kualitas Software Internasional
-
Di Balik Dapur MBG, Perjuangan Agus Menghidupi Keluarga dan Melunasi Utang
-
Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak
-
Drama OTT Tulungagung: Tak Hanya Bupati, Sang Adik Kandung Legislator PDIP Ikut Diboyong KPK
-
Detik-Detik Sopir Truk Sampah di Gresik Larikan Kendaraan yang Terbakar ke Pos Damkar